Headline

SKB Akan Diikuti 184 Peserta

SKB - Sama seperti pelaksanaan SKD beberapa waktu lalu, SKB nantinya juga menggunakan Laboratorium CAT Bulungan.  (Foto : Nurjannah)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, akhirnya resmi diumumkan. Dipastikan ada 184 peserta yang lolos untuk kemudian mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Informasi dihimpun, pelaksanaan digelar selama dua hari, yakni 6-7 Desember 2021. Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan, jadwal sudah disampaikan secara umum.

“Sesuai jadwal yang ditetapkan, SKB penerimaan CPNS Bulungan dilaksanakan awal Desember (6-7). Akan ada 4 sesi di hari  pertama, dan 27 peserta dalam setiap sesi,” ungkapnya.

Sementara di hari kedua, hanya 3 sesi, dan di sesi akhir hanya ada 22 peserta. Peserta SKB atau yang dapat mengikuti SKB, dipastikan telah memenuhi nilai ambang batas pada ujian SKD dan masuk dalam tiga besar peringkat setiap formasi, dikali jumlah alokasi.

Penerimaan CPNS di lingkup Pemkab Bulungan diikuti 1.133 peserta. Kemudian jumlah tersebut terjaring dari setiap tahapan seleksi.

“Diharapkan kepada peserta yang akan mengikuti SKB, agar memperhatikan tata tertib dan jadwal dengan seksama. Pasalnya, sesuai dengan ketentuan, jika peserta terlambat atau tidak mematuhi peraturan (tata tertib) yang ditetapkan, dikenakan sanksi hingga dinyatakan gugur atau dianggap tidak lulus,” tegasnya.

Seperti pada SKD, pelaksanaan SKB juga akan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT), milik Pemkab Bulungan. Selain itu, panitia Seleksi juga tetap menaruh perhatian terhadap protokol kesehatan (Prokes). Kewajiban swab PCR atau antigen, yang dibuktikan dengan hasil pemeriksaan masih jadi syarat utama.

“Saya imbau kepada peserta, untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Karena SKB ini juga sangat menentukan kelulusan. Di samping belajar, juga baca baik-baik aturan yang ditetapkan. Jangan sampai karena melanggar atau terlambat, membuat gagal,” imbaunya.

Untuk mengantisipasi masalah dalam jaringan, BKPSDM Bulungan telah berkoordinasi dan menyurati Telkom. Plt Kepala BKPSDM Bulungan, Adi Irwansyah mengatakan, meski berharap bisa lancar, kondisi namun jaringan tak bisa ditebak.

“Bagaimanapun hebatnya, kalau sudah permasalahan jaringan, diluar kendali kita. Tapi, kita sudah berkoordinasi dengan Telkom untuk mengantisipasi hal tersebut,” ujarnya.

Selain itu, panitia daerah juga mewanti-wanti soal potensi kecurangan. Walaupun bukan di Bulungan, namun pada pelaksanaan SKD lalu BKN menemukan adanya kecurangan. Adi menegaskan, apabila ditemukan dan terbukti melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang telah ditetapkan, maka peserta akan disanksi.

“Kalau bertentangan dengan regulasi yang ada, maka yang bersangkutan akan didiskualifikasi. Sebab, dari awal saja motivasinya sudah tidak jujur, kenapa harus diterima,” tegasnya.

Ini menjadi  peringatan bagi seluruh peserta agar tidak melakukan kecurangan dalam pelaksanaan SKB. “Buat apa juga kita menerima pegawai yang tidak jujur seperti itu. Kita bekerja ini harus jujur dan loyalitas,” pungkasnya. (*)

Reporter: Nurjannah

Editor: Nurul Lamunsari

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment