Hukum Kriminal

Siswi SMP Disetubuhi Ayah Tirinya

Pelaku (tengah) tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur, yang diamankan polisi. (Istimewa)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Demi bisa melampiaskan hasrat nafsunya, seorang pria berinisial S tega menyetubuhi anak tirinya sendiri, sebut saja Bunga—bukan nama sebenarnya yang baru berusia 15 tahun.

Akibat perbuatannya, pria 57 tahun itu pun saat ini harus mendekam di Rumah Tahanan (rutan) Polres Bulungan, setelah diamankan pada Selasa (23/11/2021).

“Motifnya itu (si pelaku), hanya untuk memenuhi nafsunya saja. Perbuatannya pun diakui oleh pelaku juga,” kata Kasat Reskrim Polres Bulungan Iptu Khomaini melalui Kanit Resmob Ipda Achmad Abiyardie, Kamis (25/11/2021).

Tindakan tak senonoh itu dilakukan pertama kali pelaku ke anak tirinya pada Jum’at (19/11/2021) lalu sekitar pukul 23.30 Wita di rumahnya sendiri di daerah Kecamatan Tanjung Palas Tengah.

Kemudian, pada Sabtu (20/11/2021) sekitar pukul 02.15 Wita, niat tak senonoh pelaku muncul kembali.

Hanya saja, saat akan digauli untuk yang kedua kalinya, korban yang masih duduk di bangku  SMP itu,  langsung berteriak untuk meminta tolong.

“Saat dia (korban) teriak, si pelaku ini langsung lari ke dapur rumah. Mungkin karena dia takut juga,” jelasnya.

Usai berteriak, korban pun akhirnya melaporkan tindakan tak terpuji sang ayah tiri kepada kakak kandungnya.

Korban melaporkan kejadian itu ke sang kakak melalui pesan singkat Whatsapp atas tindakan sang ayah tiri.

Setelah mendapatkan pesan singkat dari korban, sang kakak pun akhirnya pergi menjemput adiknya sekitar pukul 05.00 Wita.

“Dia langsung lapor ke kakaknya melalui chat. Isi chatnya itu berbunyi “saya diperkosa”. Makanya si kakaknya ini, langsung pergi mengambil adiknya untuk dibawa ke rumah kakaknya yang lain,” ungkap Abi mengutip keterangan korban dan saksi.

Atas tindakan sang ayah, kakak kandung korban pun tak menerima atas perlakukan pelaku ke adiknya sendiri. Sehingga kejadian itu dilaporkan ke polisi.

Pelaku akhirnya berhasil diamankan di rumahnya pada Selasa (23/11/2021) sekitar pukul 13.30 Wita.

Pelaku akan dikenakan Pasal 81 ayat (2), ayat (3) UU RI Nomor 17 tahun 2016, tentang Tap Perppu nomor 1 tahun 2016 menjadi UU tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak Jo UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak Jo UU Nomor 23 Tahun 2002 perlindungan anak. (*)

Reporter: Ramlan
Editor: Eddy Nugroho

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment