Politik

Silaturahmi ke Muhammadiyah Kaltara, PKS : Bersama Menjaga Generasi

Kunjungan PKS Kaltara ke PW Muhammadiyah Kaltara di Tarakan. (Ist)

TARAKAN, Koran Kaltara Silaturahmi keumatan Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Kalimantan Utara (Kaltara) terus berlanjut. Setelah menyambangi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Partai Nasdem, selanjutnya menyambangi Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Kaltara di gedung SMA Muhammadiyah, Kota Tarakan, Sabtu (12/6/2021) lalu.

Ketua DPW PKS Kaltara Muhammad Nasir mengatakan, PKS melakukan silaturahmi keumatan ini dengan tujuan memperkenalkan kepengurusan baru PKS Kaltara 2020 – 2025, logo dan visi PKS yang mengalami perubahan.

Visi PKS saat ini adalah menjadi partai islam yg rahmatan lil’alamin dan terdepan dalam melayani masyarakat, bangsa dan NKRI. Karena itu untuk mewujudkan visi tersebut, maka PKS Kaltara harus banyak membuka diri, berkomunikasi dan bersinergi dengan semua elemen bangsa dan ummat di Kalimantan utara ini.

“Untuk memaksimalkan pelayanan dan membangun kaltara ini maka kita harus bersinergi dengan yang lain terutama dengan Muhammadiyah karena PKS adalah partai Islam. Ada banyak yang kami bisa sinergikan dengan ormas Muhammadiyah, misalnya bagaimana bersama-sama menjaga generasi muda kita agar jauh dan terbebas dari narkoba, memajukan pendidikan, pemberdayaan ekonomi ummat dan bersama menjaga kondusifitas di Kalimantan Utara ini,” katanya.

“Bagi kami PKS, apalah arti sebuah perjuangan politik tanpa keberpihakan kepada ummat.  Selain itu, kami di kepengurusan baru PKS ini datang silahturrahim untuk memohon bimbingan, doa dan nasehat serta masukan dari para ulama kita di pimpinan wilayah Muhammadiyah Kaltara.  Untuk bisa  Melayani rakyat dgn maksimal, maka PKS harus membuka diri dengan masyarakat,” ujar Nasir, Selasa (15/6/2021).

Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Kaltara, Syamsi Sarman mengatakan, bahwa PW Muhammadiyah Kaltara berharap kunjungan DPW PKS Kaltara dapat berlanjut dengan komunikasi yang lebih intens sehingga kebutuhan umat Islam dapat diperjuangkan, khususnya dibidang pendidikan. Kekhawatiran akan hilang generasi yang berakhlak dikarenakan sistem sekolah dalam jaringan (daring).

“Yang paling Muhammadiyah rasakan dari Covid-19 ini adalah pendidikan. Mungkin transfer ilmu bisa. Tapi transfer nilai tidak bisa. Kemungkinan akan terjadi lost generation di kemudian hari,” ujar Syamsi Sarman.

Dalam pertemuan itu juga, perwakilan Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Kaltara serta Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) yang hadir menyambut rombongan DPW PKS Kaltara, turut menyampaikan aspirasi mewakili suara perempuan dan suara pemuda.

Silaturahmi yang berlangsung lancar ini, menghasilkan kesepakatan antara kedua belah pihak untuk saling menjaga komunikasi dan berkomitmen bersama-sama membangun Kaltara.

Hadir dalam rombongan silahturahmi PKS, Ketua Departemen Pengembangan Struktur Bidang Pembinaan Wilayah Kalimantan, Hirsa Genta Wijaya, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kaltara, juga anggota DPRD Provinsi Kaltara, Syamsudin Arfah. Kemudian, Sekretaris Umum DPW PKS Kaltara, M. Khoiruddin, Ketua Dewan Syariah Wilayah, Agus Winarno, Ketua Bidang Pembinaan Kaderisasi, Asep Mahmudin. (adv)

Reporter: Sabri

Editor: Didik