Malinau

Sidak, Tim Temukan Barang Kedaluwarsa

Sidak produk makanan dan minuman di salah satu agen toko di Seluwing. (Foto: Sollaimansyah)

MALINAU, Koran Kaltara – Tim lintas sektor yang terdiri dari Disperindagkop, kepolisian, Dinas Ketahanan Pangan dan Satpol PP melakukan pengecekan dan pengawasan langsung ke agen toko. Alhasil, didapati beberapa barang konsumsi yang telah kedaluwarsa diperjualbelikan di beberapa toko.

Kabid Perdagangan Disperindagkop dan UMKM Malinau,  Frans Tonapa mengatakan, ada tujuh barang makanan maupun bumbu yang ditemukan sudah mendekati kedaluwarsa.

“Rata-rata yang kita temukan di lapangan itu hampir sebulan. Jatuh temponya itu di bulan lima,” ujar Frans, kepada Koran Kaltara, saat ditemui di lapangan, Rabu (14/4/2021).

Dia menyebutkan, kisaran 11 merk produk makanan ternyata sudah melewati masa layak konsumsi. “Dan ini masih beberapa toko agen lagi. Jadi kegiatan ini memang rutin kami laksanakan, jadi bukan hanya di kegiatan keagamaan saja, tapi, setiap bulan juga dicek terus,” jelas Frans.

Dengan ditemukannya barang kedaluwarsa itu, Frans mengimbau kepada pemilik agar segera menarik barang-barang dagangannya dan tidak diperkenankan dipajang kembali di rak jualannya.

Tim memberikan kesempatan satu minggu untuk meretur kembali daganganya tersebut. “Jika satu minggu kami kembali masih ditemukan dengan barang yang sama dan tidak diretur, tentu, kami tindak,” tegasnya.

Diakuinya, saat ini pihaknya masih memberikan dispensasi kepada para toko atau agen agar segera menarik sendiri dan meretur kembali barang dagangannya tersebut.

“Jadi hari ini kami sifatnya masih mengimbau dan mensosialisasikan saja. Agar barang-barang kedaluwarsa tidak diperjualbelikan. Kasihan konsumen yang tidak tahu menahu asal beli saja,” ungkapnya.

Sementara pemilik Toko Anugerah di Desa Malinau Hulu, Edy mengaku kehadiran tim pengawas dari pemerintah daerah, tentu sangat membantu sekali. “Karena, kedatangan tim ini kan bisa mengecek siapa tahu karyawan kami kelewatan untuk mememisahkan barang-barang yang kedaluwarsa,” ujar Edy.

Edy menegaskan, sebelum masuk Ramadan atau setiap hari karyawannya terus melakukan pengecekan terhadap barang-barang yang diperjualbelikan. “Jadi memang ada yang sudah mau sebulan kedaluwarsa. Sudah bisa dan kumpulkan untuk diretur atau dimusnahkan,” ungkapnya. (*)

Reporter: Sollaimansyah
Editor: Rifat Munisa

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah