Bulungan

Semester I, Realisasi APBD 2021 Capai 40 Persen

Di tengah pandemi covid-19 realisasi pembangunan di Bulungan terus diimaksimalkan. (Foto : Nurjannah)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bulungan pada semester I 2021 ini, secara keseluruhan baru mencapai kisaran 40 persen dari nilai APBD Bulungan 2021 sebesar Rp1,2 triliun lebih.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bulungan, P. Tumanggor menjelaskan, untuk semester pertama di 2021, data per tanggal 16 Juli 2021, diketahui pendapatan sudah sampai sekitar 39,5 persen atau senilai Rp447,12miliar, dari angka target rencana sebesar Rp1,24 triliun lebih.

“Sementara itu untuk belanja akumulasi sementara yang sudah masuk sekitar 29,21 persen atau sebesar Rp370,71 miliar, dari target atau rencana belanja Rp1,26 triliun lebih,” ujarnya, saat dikonfirmasi Rabu (21/7/2021).

Angka tersebut, jelas dia, di luar dari realisasi yang bersumber dari Rekening Kas Umum Dearah (RKUD) Pemkab Bulungan.

Beberapa anggaran yang disebut non RKUD, di antaranya dana kapitasi, Bosnas yang langsung ke sekolah, serta anggaran yang dikelola oleh BLUD seperti di RSD dr. H. Soemarno Sostroatmodjo. Termasuk juga dana desa.

“Itu nanti di akhir tahun baru mereka menyampaikan laporan realisasinya. Kemudian masuk dalam angka realiasai pendapatan dan belanja pemda. Itu namanya non RKUD tidak melalui kas umum daerah. Kalau catatan kita 29,21 persen ini, saya yakin sudah sampai minimal 40 persen. Itu kalau diakumulasi keseluruhan dengan yang belum dilaporkan,” paparnya.

Menurut Tumanggor, sementara ini realisasi relatif cukup baik, sebab berdasarkan pengalaman yang ada penumpukan laporan terjadi di akhir tahun, sehingga data akan lebih banyak masuk di akhir tahun.

“Meskipun sebenarnya, untuk target kita pukul rata tapi kenyataannya jarang seperti itu. Pasti nanti November baru kelihatan, ya penumpukan akhir tahun walaupun seharusnya tidak begitu, tapi kenyataannya masih ada istilah Desember ceria kata orang,” bebernya.

Ia menambahkan, idealnya setiap semester realisasi mencapai 50 persen sehingga pada semester selanjutnya juga 50 pesen capaian realisasi. (*)

Reporter: Nurjannah
Editor: Eddy Nugroho