Tarakan

Sehari 4 Penerbangan, Calon Penumpang Tetap Wajib Rapid Test

Kepala Bandara Juwata Tarakan, Agus Priyanto

TARAKAN, Koran Kaltara – Pemerintah Kota Tarakan sudah tidak lagi menerapkan screening kesehatan bagi pelaku perjalanan, khususnya melalui Bandara Intenasional Juwata Tarakan. Hal itu dilakukan sejak diterapkanya kebijakan adaptasi kehidupan baru (AKB) tanggal 1 Agustus 2020 lalu.

Meski tidak dilakukan screening kesehatan di bandara, bagi pelaku perjalanan atau penumpang yang akan menggunakan transportasi udara masih dipersyaratkan untuk membawa hasil pemeriksaan rapid test.

Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan, Agus Priyanto menjelaskan, sampai saat ini penumpang pesawat masih membawa rapid test. Hasil tersebut sesuai dengan surat edaran (SE) Gugus Tugas Nasional, kemudian SE Kemenkes dan SE Kemenhub.

“Walaupun pemda sudah tidak melakukan screening tetapi khusus untuk pengguna transportasi udara dipersyaratkan menggunakan rapid test,” jelasnya, Rabu (12/8/2020).

Sementara itu berkaitan dengan kondisi penumpang, masih masih belum normal, jika dibandingkan dengan penerbangan sebelum pandemi Covid-19.

Dari frekuensi tujuh penerbangan sebelum Covid-19 saat ini baru empat penerbangan, yakni Lion Air tiga kali dan Batik Air satu kali.

“Jadi kalau normal itu tujuh pesawat (sehari). Silakan dipersentase, kalau kita melihat dari sisi pesawat. Kalau untuk jumlah penumpang 75 persen dari total kursi kalau melanggar kita beri sanksi. Kita monitor terus setiap harinya,” unkapnya.

Arus penumpang dari empat pesawat ini mulai beranjak naik dan telah memenuhi standart seperti yang dipersyaratkan. Kenaikan jumlah penumpang akan terlihat dari jumlah penerbangan.

“Sekarang jam 11.00 Wita itu Batik Air, jam 12.00 Wita Lion Air terus jam 15.00 Wita sama jam 17.00 Wita, mereka semua transit di Balikpapan belum ada yang direct (langsung) ke Jakarta atau Makassar. Semua transit di Balikpapan,” terangnya.

Agus Priyanto menambahkan untuk penambahan jumlah maskapai penerbangan, dipastikan pasti ada penambahan, namun maskapai tetap melihat demand atau permintaan. Jika demand banyak otomasi maskapai akan menambah penerbangan. (*)

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah