Politik

Sebelum Pemilu, Pemilih Potensial Dijanjikan Punya e KTP

Kepala Disdukcapil Kaltara, Samuel Parrangan
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara - Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ke-2 (DPTHB-2). Hasilnya, masih terdapat ratusan warga yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e KTP). Data tersebut dimasukkan penyelenggara ke dalam daftar pemilih potensial. Dikonfirmasi media, Kapala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Diadukcapil)…

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ke-2 (DPTHB-2). Hasilnya, masih terdapat ratusan warga yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e KTP). Data tersebut dimasukkan penyelenggara ke dalam daftar pemilih potensial.

Dikonfirmasi media, Kapala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Diadukcapil) Kaltara Samuel Parrangan mengakui masih adanya warga Kaltara belum memiliki e-KTP. Hal tersebut ia utarakan kepada Koran Kaltara pada Minggu (2/12/2018). Pihaknya sudah menyampaikan persoalan tersebut kepada Disdukcapil kabupaten/kota.

“Kami sudah intruksikan kepada kabupaten/kota untuk terus melakukan perekaman. Dan hal itu terus dijalankan dan berproses terus,” katanya.

Tak hanya menyampaikan sosialisasi kepada warga yang belum melakukan perekaman. Disdukcapil juga jemput bola ke daerah kecamatan dan perdesaan untuk melakukan perekaman.

“Kita upayakan warga yang belum merekam minimal merekam dulu. Jadi begitu sudah direkam jika ada blanko langsung dicetakkan e-KTP-nya. Yang penting adalah data by name by adreess-nya(nama dan alamat, Red.) jelas,” tegasnya.

Sementara itu, ia optimis pada April 2019 mendatang, ratusan pemilih potensial itu sudah memiliki identitas. Bahkan warga perbatasan yang juga belum terdata akan dipastikan memiliki identitas sebelum pemilu tahun depan.  “Dengan waktu yang ada, kami yakin bisa terselesaikan,” tuntasnya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid

Editor: Hariadi

Artikel ini juga terbit di versi cetak Koran Kaltara edisi 4 desember 2018