Nunukan

Satgas Pamtas RI Gagalkan Penyelundupan Miras asal Tawau

Petugas di Pos Tembalang SSK III Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Raider 613/Rja menunjukkan barang bukti miras ilegal dan pelakunya. (Foto: Istimewa)
NUNUKAN, Koran Kaltara- Momen akhir tahun ditengarai banyak dimanfaatkan oknum untuk meloloskan minuman keras (miras) ilegal dari Tawau, Malaysia ke Indonesia melalui Nunukan. Buktinya, anggota Pos Tembalang SSK III Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Raider 613/Rja berhasil menggagalkan ratusan mirasl ilegal yang diselundupkan dari Tawau di desa Desa Kekayap Kecamatan Sebuku, Nunukan, Minggu (23/12/2018) sekira pukul…

NUNUKAN, Koran Kaltara– Momen akhir tahun ditengarai banyak dimanfaatkan oknum untuk meloloskan minuman keras (miras) ilegal dari Tawau, Malaysia ke Indonesia melalui Nunukan.

Buktinya, anggota Pos Tembalang SSK III Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Raider 613/Rja berhasil menggagalkan ratusan mirasl ilegal yang diselundupkan dari Tawau di desa Desa Kekayap Kecamatan Sebuku, Nunukan, Minggu (23/12/2018) sekira pukul 20.30 Wita.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Letkol Fardin Wardana mengatakan, penangkapan miras ilegal merk El Diablo sebanyak 600 botol itu merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi dengan aparat Koramil Sebuku dan Satgas Intelijen wilayah Sebuku.

Sebelum melakukan penangkapan, kata dia, Dan SSK III Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Raider 613/Rja, Lettu Inf Rasyid, melaksanakan briefing dengan anggota tim gabungan untuk kegiatan sweeping terhadap masyarakat yang melintas di depan Pos Tembalang.

Sweeping ini sebagai tindak lanjut informasi dari masyarakat dan Satgas Intelijen tentang maraknya peredaran miras di wilayah Sebuku menjelang Natal dan Tahun Baru 2019. Saat tengah melaksanakan sweeping, sebuah mobil Avanza warna putih dengan momor polisi KT 1880 ZQ melintas.

Petugas Pamtas RI saat melakukan pemeriksaan di depan Pos Tembalang. (Foto: Istimewa)

Petugas pun memeriksa dan saat digeledah, mobil tersebut ternyata mengangkut ratusan miras ilegal yang disimpan di bagasi mobil bagian belakang dengan jumlah total sebanyak 25 kardus/kis (600 kaleng) yang rencananya akan dibawa menuju daerah SP3 Kecamatan Sebuku, Nunukan.

“Selanjutnya pemilik miras ilegal tersebut beserta barang bukti dibawa menuju Pos Tembalang SSK III untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya dalam keterangan rilisnya kepada Koran Kaltara, Senin (24/12/2018).

Setelah diamankan di Pos Satgas, para pemilik pun langsung diserahkan kepada pihak Polsek Sebuku. Setidaknya, ada empat orang diamankan yang diduga pemilik miras ilegal tersebut. Mereka adalah Putrawan Subur (24), Tri Yudha (18), Mansur (20), Nur Salim (31) yang semuanya warga Jalan Reski RT 003, Desa Harapan, Sebuku.

Dengan adanya penangkapan dan penyitaan ini, kata dia, ada kemungkinan di daerah lain di sekitar wilayah Sebuku masih banyak beredar miras Ilegal serupa yang berasal dari Negara Malaysia.

“Miras ini dibawa melalui jalur-jalur tikus yang tidak terduga untuk mengelabuhi petugas,” bebernya.

BACA JUGA: Pemerintah Diminta Jalin Kerja Sama Khusus dengan Malaysia

Dia menegaskan, sweeping atau pemeriksaan sangat perlu dilaksanakan secara rutin di wilayah Sebuku agar upaya peredaran dan penyelundupan miras ilegal dapat dicegah, terutama dalam rangka mengantisipasi menjelang Natal dan Tahun Baru 2019.

“Kita juga terus berupaya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat melalui berbagai penyuluhan agar tidak mengonsumsi miras karena hal itu akan berdampak negatif terhadap kehidupan masyarakat itu sendiri,” tutupnya. (*)

Reporter: Asrin
Editor: Didik