Advertorial

Sambut Kedatangan KRI BIMA SUCI-945

Wali Kota Khairul menyempatkan diri foto bersama Taruna/Taruni Akademi Angkatan Laut di atas KRI Bima Suci-945. (foto : HUMPRO Tarakan)
  • Khairul: Motivasi bagi Putra Daerah untuk Jadi Taruna/Taruni AAL

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul berkesempatan menyambut kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci-945, di dermaga Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XIII Tarakan di Mamburungan, pada Minggu (22/11). Kedatangan KRI Bima Suci-945 ke Kalimantan Utara menjadi salah satu bagian dalam Latihan Praktik Kartika Jala Krida Taruna/Taruni Akademi Angkatan Laut tahun 2020.

Menjadi salah satu titik yang dikunjungi dalam kegiatan ini, menjadi kebanggaan tersendiri bagi Tarakan, pasalnya masyarakat dapat melihat keindahan dan kegagahan KRI tersebut, sehingga akan memicu dan memotivasi generasi muda untuk menjadi TNI AL untuk menjaga kedaulatan NKRI.

Selain itu, kedatangan KRI Bima Suci-945 juga diharapkan mampu menjadi salah satu ajang promosi Bumi Paguntaka.

“Semoga akan lebih banyak lagi putra/putri daerah yang berminat mengabdi kepada bangsa dan negara dengan menjadi Taruna/Taruni di TNI khususnya Angkatan Laut. Apalagi Kalimantan Utara yang berpatasan langsung dengan beberapa negara tetangga ini terbentang lautan yang cukup luas dan kaya akan sumber dayanya, sehingga harus dijaga dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia,” terangnya.

KRI Bima Suci-945 merupakan kapal layar latih bagi Taruna/Taruni Akademi Angkatan Laut yang beroperasi sejak 2017, kapal ini juga sebagai pengganti kapal legendaris Indonesia yaitu KRI Dewaruci yang beroperasi sejak 1953.

Selama berada di Tarakan, Taruna/Taruni Akademi Angkatan Laut ini akan melakukan sejumlah kegiatan dalam mendukung latihan praktik (Lattek) Kartika Jala Krida (KJK) 2020. (adv/yan)

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah