Headline

Sambut Baik Peluang Penerimaan CPNS 2021

Seleksi kompetensi dasar rekrutmen CPNS tahun 2019. (Foto: Dokumen/ koran kaltara)
  • Dewan Berharap Kaltara dapat Kuota Rekrutmen Lagi

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara Kabar penerimaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021 disambut baik di seluruh tanah air. Tidak terkecuali di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Terlebih setelah diumumkan, bahwa sebanyak 1,3 juta formasi disiapkan pemerintah dalam seleksi menjadi seorang abdi negara tersebut.

Seperti diungkapkan oleh Deputi Bidang SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Teguh Widjinarko, pendaftaran akan dibuka pada awal kuartal II tahun ini.

“Rencananya, bulan Maret akan ditetapkan formasinya, dan bulan April-Mei dibuka proses pendaftaran, dan Juni mulai dilakukan seleksi,” ujarnya dikutip dalam laman CNBC Indonesia.

Menurutnya, kebijakan ini sudah diajukan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan telah disetujui. Dimana saat ini Kemenpan-RB sudah memperoleh pertimbangan teknis dari menteri keuangan.

“Pada intinya, Menteri Keuangan setuju dengan usulan rencana kebutuhan ASN tahun 2021,” sebutnya.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Wakil Ketua DPRD Kaltara Andi Hamzah turut bergembira atas kabar tersebut. Menurutnya, kesempatan besar bagi Kaltara untuk kembali mendapatkan kuota penerimaan. Seperti diketahui, terakhir kali Kaltara mendapat jatah rekrutmen, pada tahun 2019. Dimana prosesnya berlangsung hingga tahun 2020.

“Tentu kita berharap Kaltara dapat kuota lagi. Kalau bisa, lebih banyak dari sebelumnya. Karena memang Kaltara informasinya masih kurang cukup banyak pegawai,” katanya saat dihubungi, Jumat (5/3/2021).

Seperti diketahui, Kemenpan-RB dalam formasi CPNS Tahun 2021 meliputi 1 juta guru dengan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Adapun mekanisme penerimaan ini dilakukan melalui program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kemudian kebutuhan lainnya di luar guru, yakni sebanyak 189.000 formasi. Terdiri dari 70.000 PPPK jabatan fungsional selain guru dan 119.000 CPNS untuk jabatan teknis, termasuk tenaga kesehatan. Sedangkan untuk instansi pemerintah pusat, dibutuhkan sekitar 83.000 formasi. Ini terdiri dari 50 persen PPPK dan 50 persen CPNS untuk berbagai jabatan di instansi pemerintahan.

“Pada dasarnya, soal mekanisme penerimaan tentu sudah diatur di pusat. Kita berharap para lulusan di Kaltara bisa bersaing untuk menjadi PNS yang andal di Kaltara,” ujarnya.

Sementara itu, politisi Partai Gerindra tersebut berharap pemerintah daerah sebagai pelaksana di daerah juga harus bersiap-siap. Selain itu, terus menjalin komunikasi ke Kemenpan-RB termasuk BKN, agar Kaltara mendapat prioritas sebagai provinsi paling bungsu di Indonesia. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

Cegah penyebaran Covid-19 dengan 5 M;

  • Memakai masker
  • Mencuci tangan
  • Menjaga jarak
  • Mengurangi mobilitas dan interaksi
  • Menghindari kerumunan