Tana Tidung

Rusak Sejak Lama, Jalan Sebawang Belum Diperbaiki

Jalan Desa Sebawang belum ada peningkatan dan perbaikan. (Foto: Hanifah)

TANA TIDUNG, Koran Kaltara – Jalan di Desa Sebawang, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung sudah beberapa tahun ini menjadi perhatian warga yang melintas, hal itu dikarenakan jalan tersebut rusak dan tak kunjung diperbaiki.

“Jalannya berlubang dan tidak rata, seperti berjalan di gelombang darat dan ini sudah terjadi selama bertahun-tahun lamanya. Belum ada progres yang baik. Seharusnya ini mendapatkan perhatian dari pemerintah,” ungkap anggota DPRD Tana Tidung, M Yunus Yakau, Senin (1/6/2020).

Dia mengungkapkan, jalan Sebawang ini pada musim penghujan membuat warga kesulitan melewati jalan sepanjang kurang lebih 300-400 meter ini. Bahkan sebelum dibangun jembatan, badan jalan digenangi air.

Pada malam hari beberapa kali kendaraan terperosok ke lubang karena tidak dilengkapi penerangan jalan.

“Jalan betul-betul rusak, apalagi musim hujan semakin terasa sakitnya melintas di jalan ini. Tapi warga Kecamatan Sesayap yang mau berurusan ke Kecamatan Sesayap Hilir ataupun sebaliknya mau tidak mau lewat jalan ini. Kami berharap tahun 2020 atau awal tahun 2021 ini diprioritaskan untuk dibangun,” katanya.

Diketahui, Pemkab Tana Tidung melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) masih fokus membangun dan membenahi jalan poros penghubung empat kecamatan, yakni dari Kecamatan Sesayap ke Kecamatan Sesayap Hilir, Kecamatan Betayau menuju Kecamatan Muruk Rian, khususnya Jalan di Desa Seputuk – Kapuak – Rian di Kecamatan Muruk Rian serta perawatan jalan di Kecamatan Tana Lia yang menghubungkan jalan dari Desa Tanah Merah ke Desa Sambungan.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU, Arif Nur Rahman mengakui pihaknya menginginkan seluruh jalan di KTT mulus teraspal untuk memudahkan warga KTT beraktivitas. Namun, karena keterbatasan anggaran menjadi kendala bagi pihaknya menuntaskannya secara serentak.

“Semuanya bisa dilakukan bertahap dan berproses, tidak bisa serentak apalagi jalan-jalan besar yang membutuhkan anggaran besar. Anggaran sudah minim sekarang ini. APBD KTT kurang dari Rp1 triliun yang dibagi beberapa organisasi perangkat daerah dan bidang-bidang pekerjaan. Apalagi semua anggaran dipastikan bergeser untuk kebutuhan penanganan Covid-19,” kata dia. (*)

Reporter: Hanifah
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah