Tana Tidung

RSUD Akhmad Berahim Buka Layanan Poli Anak

RSUD Akhmad Berahim

TANA TIDUNG, Koran Kaltara – Layanan umum dan spesialis masih banyak dibutuhkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Akhmad Berahim.

Rabu (21/7/2021) kemarin, rumah sakit satu-satunya yang beroperasi di Kabupaten Tana Tidung (KTT) ini mulai membuka layanan poli anak.

Sebelumnya, rumah sakit ini hanya memiliki layanan poli umum, poli gigi dan spesialis kandungan.

Sementara untuk spesialis penyakit dalam dan spesialis mata hingga saat ini belum ada sehingga pasien lebih banyak dirujuk ke luar daerah.

Kepala RSUD Akhmad Berahim, Dr.Budi Samroni mengungkapkan, poli anak  nantinya akan dilayani oleh dr. Emma Ratna Furi, Sp.A.

Layanan poli anak buka tiap Senin-Kamis pada pukul 08.00-12.00 Wita. Kemudian Jumat dimulai pukul 08.00-10.30 Wita.

“Secara perlahan kami akan melengkapi kebutuhan masyarakat akan tenaga dokter spesialis. Kita akui masih banyak kebutuhan masyarakat supaya tidak ada rujukan berobat ke luar daerah,” ujarnya.

Saat ini, di RSUD Akhmad Berahim sudah ada layanan dokter kandungan, umum dan anak.
Pembukaan poli anak itu disambut baik warga KTT. Pasalnya, selama ini banyak warga berobat ke luar daerah.

“Bersyukur sekali (ada poli anak), berarti untuk urusan sakit atau konsultasi anak tidak perlu lagi ke Tarakan atau Malinau,” kata Sarah, warga Desa Sesayap, Kecamatan Sesayap Hilir, Rabu (21/7/2021).

Dia sudah seringkali ke luar daerah untuk memeriksakan kesehatan anaknya yang terkena paru-paru sejak umurnya dua tahun.

“Anak saya sudah hampir lima tahun ini harus bolak balik periksa dan itu saya lakukan di Tarakan karena di sana lengkap tempat pengobatannya dan penanganannya juga bagus. Tapi selama pandemi ini menyulitkan membawa anak saya berobat,” imbuh dia.

Sementara, warga Desa Tideng Pale, Selpi mengaku senang dibukanya layanan poli anak.

“Selama ini kalau mau berobat ke dokter praktik saja dan itu cocok-cocokan juga misal dokter A untuk anak saya tidak cocok tapi di dokter B dia malah cocok,” katanya. (*)

Reporter: Hanifah
Editor: Nurul Lamunsari