Kaltara

Ribuan Orang Divaksin Booster dalam Sepekan

Ilustrasi booster vaksin.

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Program vaksinasi di Kalimantan Utara (Kaltara) terus dilaksanakan sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19.

Meski kasus Corona kian melandai, namun vaksin diharapkan dapat meningkatkan kekebalan tubuh bagi penerimanya, sehingga bisa membentuk kekebalan kelompok (herd immunity).

Memasuki pertengahan bulan Mei 2022, berdasarkan catatan data terbaru yang disampaikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, capaian vaksinasi terus meningkat.

Setidaknya, sudah sebanyak 522.740 orang yang telah disuntik vaksin dosis pertama.

Kemudian dosis kedua sebanyak 435.226 orang. Serta dosis ketiga (booster) masing-masing sebanyak 7.119 orang sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan sudah 97.143 orang masyarakat umum.

Jika dilihat dari sasaran vaksinasi estimasi pusat sebanyak 545.672, capaian di Kaltara sudah cukup tinggi yakni 95,80 persen dosis pertama dan 79.76 persen dosis kedua.

Sementara untuk dosis ketiga, juga mengalami kenaikan yang capaiannya sama, yakni 100,39 persen khusus SDM kesehatan dan 21,09 persen untuk umum dosis ketiga.

“Khusus untuk vaksin dosis ketiga atau booster, penambahannya cukup signifikan. Ribuan orang divaksin setiap pekannya,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara Agust Suwandy, Rabu (18/5/2022).

Laju vaksinasi di Kaltara memang cukup tinggi setiap pekannya. Data terakhir pekan ini, vaksinasi booster mendominasi, yakni sebanyak 3.095 orang atau sebesar 69,2 persen dari total yang divaksin per pekan.

Adapun untuk dosis pertama masih ada 513 orang (11,5 persen) dan dosis kedua 867 orang (19,4 persen).

Kemudian, dari total capaian puluhan ribu orang vaksin booster di Kaltara, tiap kabupaten dan kota paling tinggi di Tana Tidung mencapai 25,8 persen.

Menyusul Bulungan 24 persen, kemudian Malinau 23 persen dan Tarakan 21,4 persen. Sedangkan Nunukan masih di bawah 20 persen, tepatnya 17,1 persen.

Adapun cakupan vaksinasi per kabupaten dan kota untuk seluruh sasaran juga sudah cukup tinggi untuk dosis pertama dan kedua. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment