Headline

Ratusan Pendukung Tidak Ditemui Verifikator

Ketua KPU Bulungan Lili Suryani saat menyampaikan data dukungan perseorangan yang diverifikasi faktual kepada media beberapa waktu lalu. (Foto: Rizqy/Koran Kaltara)
  • Lewat 14 Hari tidak Dihadirkan, Dapat Dinyatakan TMS

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Tahapan verifikasi faktual untuk syarat dukungan perseorangan tengah berlangsung dalam Pemilihan Serentak Tahun 2020. Di Kabupaten Bulungan, dari 10 kecamatan yang ada, beberapa di antaranya sudah ada yang mulai pada 27 Juni dan selebihnya dimulai pada 28 dan 29 Juni.

Berdasarkan Peraturan KPU (PKPU), batas waktu verifikasi faktual selama 14 hari sejak dimulai. Terhitung saat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menyerahkan berkas syarat dukungan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS). Sejauh ini, verifikasi faktual di Bumi Tenguyun-sebutan lain Bulungan sudah berjalan di atas 50 persen.

“Sudah ada bahkan beberapa kecamatan yang sudah kelar. Seperti Peso, Peso Hilir dan Tanjung Palas Barat. Tapi itu belum bisa dikatakan selesai sepenuhnya, karena ada pendukung yang belum bisa ditemui oleh petugas verifikasi,” kata Ketua KPU Bulungan Lili Suryani, Jumat (3/7/2020).

Lili Suryani mengemukakan, ada ratusan pendukung yang tidak dapat ditemui oleh PPS sebagai verifikator di lapangan. Yakni, saat petugas menyambangi alamat yang bersangkutan, orang yang dimaksud sedang tidak berada di alamat itu.

“Ada 300 lebih pendukung yang tidak bisa ditemui. Ada yang tidak ditemukan karena sedang tidak di rumah. Bisa saja karena bekerja, bisa saja karena sedang kuliah atau di luar daerah dan lain-lain. Yang jelas, saat petugas datang, tidak menemukan orang tersebut,” ungkapnya.

Dengan demikian, sesuai dengan ketentuan, kondisi itu dikomunikasikan kepada bakal calon independen atau tim penghubung (LO) bakal calon. Baik KPU maupun PPS di tiap desa dan kelurahan sudah menyampaikan hal itu kepada masing-masing LO. Selanjutnya, LO diminta untuk menghadirkan pendukung yang belum bisa ditemui itu.

“Jadi kami minta LO menghadirkan pendukung tersebut. Kapan waktunya dan di mana tempatnya, untuk kemudian diverifikasi seperti biasanya. Asalkan jangan sampai lewat waktu 14 hari itu. Kalau yang mulai Tanggal 27 Juni, maka tidak bisa lewat 10 April. Kalau yang 29 Juni jangan lewat 12 April,” jelas Lili.

Pasalnya, ia menegaskan, jika sampai pada batas waktu yang ditentukan pendukung tidak dihadirkan untuk verifikasi faktual. Maka konsekuensinya, petugas akan menyatakan dukungan itu tidak memenuhi syarat (TMS). “Jadi itu harus dihadirkan, dalam jangka waktu 14 hari berjalan ini. Kalau tidak, maka itu akan kami TMS-kan,” tegasnya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid

Editor: Nurul Lamunsari

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah