Kaltim

Rapid Test Sasar Ibu Hamil

Gugus Tugas saat meninjau kesiapan ruang isolasi di RSUD Beriman sebagai fasilitas kesehatan rujukan penanganan Covid-19. (Hendra/KK)
  • Sudah Tiga Orang Dinyatakan Positif Covid-19

BALIKPAPAN – Rapid test massal bakal kembali digelar oleh Pemerintah Kota Balikpapan. Kali ini menyasar ibu hamil. Pasalnya, kembali ditemukan tiga ibu hamil positif Covid-19.

Ketua Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan ibu hamil yang terpapar menjadi perhatian serius. “Rapid test massal untuk menekan kasus perempuan hamil yang terkonfirmasi positif,” kata Rizal Effendi, Kamis (17/9).

Tiga ibu hamil positif Covid-19 itu telah diumumkan saat rilis perkembangan Covid-19 dan termasuk dalam riwayat 24 suspek. “Makanya kami serius untuk menekan kasus seperti ini,” lanjut Rizal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menambahkan ibu hamil memang cukup rentan terpapar Covid-19. Tentunya juga membahayakan bagi bayi yang baru dilahirkan. Sehingga harus menjalani isolasi serta berupaya agar bayi baru lahir tidak tertular.

“Setidaknya rumah sakit harus mencari, menyediakan kamar bersalin yang sesuai standar protokol Covid-19,” imbuhnya.

Terlebih layanan kesehatan untuk ibu hamil didorong tetap berjalan pada fase adaptasi kebiasaan baru atau new normal. Siap dalam kondisi apa pun.

“Ya harus siap. Tidak boleh hanya melayani ibu hamil yang normal saja. Persalinan ibu hamil positif Covid-19 juga dijalankan,” tandasnya.
Kehilangan Banyak Pejabat

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, hingga kini ada 3 pejabat di lingkungan Pemkot Balikpapan meninggal karena Covid-19.

“Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan dr Sriyono,” kata Rizal Effendi, Kamis (24/9).

Terbaru adalah Kabid Pendidikan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan Sarjaka yang meninggal dI Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo pada pukul 08.10 WITA. “Total tiga pejabat meninggal karena Covid-19,” sebutnya.

Rizal yang juga Wali Kota Balikpapan ini turut menyebut satu ASN di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpapar Covid-19. Begitu juga satu orang lurah yang merupakan keluarga dari ASN di lembaga legislatif tersebut.

“Satu anggota DPRD ada juga,” ucapnya dan ia kemudian menyebut satu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga diterapkan kerja dari rumah atau dikenal Work From Home (WFH).

“Beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) ditutup sementara. Kerja dari rumah, protokol kesehatan diperketat dan dilakukan tracing,” ungkapnya.

Sementara untuk BPBD dilakukan sistem kerja shift. “Saya lupa, wilayah utara atau timur yang kena, pokoknya disterilkan supaya aman,” pungkasnya.(*)

Sumber: Koran Kaltim

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah