Tarakan

Punya Hak PI, Perumda Energi Mandiri akan Work Over Sumur Tua

Stasiun pengepul minyak mentah yang ada di Kelurahan Mamburungan, Tarakan Timur. (Foto: Sofyan)

TARAKAN, Koran Kaltara – Sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 37 Tahun 2016, daerah penghasil minyak dan gas bumi berhak mendapatkan hasil dari kekayaan migas atau Participating Interest (PI) sebesar 10 persen. Untuk itu, melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Energi Mandiri Tarakan akan melakukan work over sumur tua yang ada di pulau Tarakan.

Dari 170 sumur migas yang ada di Tarakan, hanya 70 sumur aktif yang saat ini dikelola oleh Pertamina, masih ada 70 sumur yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Meskipun sumur tua, namun masih memiliki potensi yang cukup besar.

Oleh karena itu, Perumda Energi Mandiri Tarakan akan menggarap peluang tersebut mulai 2021 ini dengan melakukan work over atau pekerjaan ulang atas sebuah sumur minyak yang ada.

“Sumur akan disedot lagi karena potensi minyak masih besar. Kita akan kerja sama dengan investor luar, bukan murni Perumda yang mengelola. Kerja sama akan dilakukan dengan perusahaan yang sudah memiliki pengalaman dan keahlian di bidang migas, saya lupa nama PT nya tetapi ini perusahaan skala nasional dan sudah berpengalaman di dunia perminyakan,” terang Direktur Perumda Energi Mandiri Tarakan, Thamrin kepada Koran Kaltara, Senin (22/2/2021).

Disinggung mengenai beberapa sumur yang sudah tertutup oleh bangunan warga, Thamrin mengaku akan melakukan pendataan terlebih dahulu, terutama sumur-sumur tua yang tidak berada di kawasan pemukiman.

Untuk sumur yang di atasnya sudah ada bangunan, dirinya akan mencari regulasi yang mengatur hal tersebut, supaya potensi minyak bumi di Tarakan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk membiayai pembangunan.

“Jadi nanti hasilnya minyak mentah, tetapi sistem kerja samanya masih akan disusun apakah sistem fee atau bagi hasil. Yang pasti kita akan memanfaatkan peluang PI untuk mendapatkan minyak, yang nantinya akan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ucapnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Perumda Energi Mandiri akan belajar ke beberapa daerah yang telah melakukan kegiatan PI, seperti di Aceh dan Kalimantan Tengah sebagai daerah percontohan.

Soal nilai investasi Thamrin mengaku belum bisa memastikan, karena pihaknya masih akan melakukan pembahasan lebih lanjut.

“Kita belum bahas nilai investasinya, tetapi tahun ini sudah bisa kita kerjakan mengeksplorasi sumur-sumur yang sudah tidak dimanfaatkan lagi oleh Pertamina,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Didik

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah