Politik

PTM Perlu Segera Dilakukan Jika Sekolah Sudah Siap

Syamsuddin Arfah

TARAKAN, Koran Kaltara – Komisi IV DRPD Kaltara menilai pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah perlu segera dilakukan, namun harus tetap mengikuti standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

“SOP tersebut harus benar-benar dilakukan saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM), maka perlu dilakukan evaluasi terus menerus sebelum PTM dibuka,” ujar anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, Sabtu (24/4/2021).

Menurutnya, SOP ini harus ketat dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, walaupun saat ini kasus cenderung melandai di Kaltara.

“Kita terus komunikasi dengan Dinas Pendidikan dan melakukan evaluasi sebelum pelaksanaan PTM,” ujarnya.

Komisi IV DPRD Kaltara yang salah satu bidangnya pendidikan ini mengatakan, saat ini untuk wilayah Kabupaten Tana Tidung sudah melaksanakan PTM dan semua guru dan warga sekolah sudah disuntik vaksin.

“Kalau di KTT kan sudah ya, gurunya semua sudah divaksin, kalau di Tarakan kan saya dengar belum semuanya. Dengan pemberian vaksin tingkat kepercayaan masyarakat akan lebih meningkat,” katanya.

Lebih lanjut, Syamsuddin Arfah mengatakan PTM tidak mungkin tidak dilakukan, karena sudah sekian lama pembelajaran dilakukan secara daring (dalam jaringan) atau online.

“Menurut saya ya PTM segera dilakukan, tapi beberapa persyaratan tadi harus dipenuhi,” tegasnya.

DPRD Kaltara meminta semua stakholder terkait satu suara saat PTM dibuka di sekolah, sehingga ketika terjadi persoalan tidak ada yang saling melempar kesalahan. (*)

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik