Headline

Protokol Kesehatan Tetap Diterapkan

Khairul

TARAKAN, Koran Kaltara – Sama seperti di Bulungan, Tarakan juga menerapkan PPKM level 4. PPKM berakhir Senin (2/8/2021). Pemerintah daerah yang masuk dalam instruksi mendagri terkait PPKM level 4, masih menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat.

“Kalau tidak ada suratnya, aku tidak akan perpanjang. Kan bunyinya (instruksi mendagri), ‘engkau yang mulai, engkau yang harus mengakhiri’. Sampai sekarang (Senin, 2/8/2021) belum saya terima (kebijakan lanjutan PPKM). Kalau berdasarkan virtual kemarin, kayaknya ada perpanjangan karena kasus kita masih tinggi bersama dengan 45 daerah lain,” ujar Wali Kota Tarakan, Khairul saat ditemui Koran Kaltara, Senin siang, (2/8/2021).

PPKM akan diserahkan ke daerah masing-masing. menurut Khairul, jika seperti itu maka kebijakan di Tarakan akan kembali seperti dulu pada saat awal pandemi Covid-19. Yakni dengan penerapan pembatasan sosial berskala besar.

“Sebenarnya tanpa Instruksi Mendagri, kita sudah melakukan PPKM. Cuma pandangan masyarakat kalau PPKM harus ‘nendang gerobak’, tidak begitu juga. Kita selama ini sejak pandemi, PSBB, sudah melakukan PPKM. Contohnya tempat ibadah sudah kita batasi 50 persen dari kapasitas, jaga jarak, pakai handsanitizer, dan pakai masker. Hingga saat ini masih berjalan,  belum berakhir. Pembatasan-pembatasan Itu juga yang kita maksud PPKM,” tegasnya.

Sehingga, kata Wali Kota, Satgas Penanganan Covid-19 Tarakan akan mengingatkan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan. “Tanpa instruksi Mendagri, kita sudah melaksanakan PPKM. Sama saja sebenarnya,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Khairul, bahwa cara mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prokes dilakukan secara humanis namun tegas. Misalnya ada masyarakat yang berkerumun di warung, kafe, maupun restoran, maka Satpol PP akan memisahkan kerumunan.

“Sama dengan teman-teman TNI/Polri, lebih humanis lah. Tidak ada berpikir kalau PPKM itu apabila sudah ada ribut-ribut. Kalau ada yang berkerumun, apakah harus dibubarkan. Bagaimana kalau sedang beribadah, kan tidak mungkin. Yang penting sudah saya imbau lah. Mudah-mudahan semuanya selamat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Nurul Lamunsari