Ekonomi Bisnis

Produksi Industri Mikro dan Kecil Tumbuh 7,7 Persen

ilustrasi produk UKM. (Foto: Dok/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Industri Mikro dan Kecil (IMK) merupakan bagian dari sektor industri manufaktur yang mempunyai sumbangan cukup signifikan dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan pemerataan pendapatan.

Industri mikro adalah industri yang mempunyai tenaga kerja 1-4 orang, sedangkan industri kecil adalah industri yang mempunyai tenaga kerja 5-19 orang.

Koordinator Fungsi Statistik Produksi pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara, Vivi Azwar menjelaskan, pertumbuhan produksi Industri Mikro dan Kecil (IMK) pada triwulan I-2022 mengalami kenaikan sebesar 7,70 persen dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2021.

Jenis industri yang mengalami kenaikan produksi adalah industri peralatan listrik yang mencapai 179,48 persen, industri barang galian bukan logam sebesar 40,53 persen, industri barang logam bukan mesin dan peralatannya sebesar 21,82 persen, industri tekstil sebesar 8,36 persen, industri makanan sebesar 10,82 persen dan industri pakaian jadi sebesar 3,09 persen.

Kendati demikian, pertumbuhan produksi IMK triwulan I-2022 dibandingkan Triwulan I-2021 mengalami penurunan sebesar -4,90 persen.

Meskipun terjadi penurunan yang cukup dalam pada triwulan I-2022, masih ada beberapa jenis industri yang mengalami kenaikan produksinya.

“Adapun jenis industri yang mengalami kenaikan produksi tersebut Industri Percetakan, Reproduksi Media Rekaman sebesar 49,45 persen, Industri Barang Galian Bukan Logam sebesar 16,52 persen, Industri Makanan sebesar 15,83 persen dan Industri Minuman sebesar 4,59 persen,” pungkasnya. (*)

Reporter: Agung Riyanto
Editor: Nurul Lamunsari

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment