Hukum Kriminal

Pria Ini Bawa Sapi Hasil Curiannya ke Luar Tarakan untuk Dipotong

Pelaku IS saat diamankan Unit Reskrim Polsek Tarakan Timur. (Foto : Istimewa)

TARAKAN, Koran Kaltara – Melarikan diri ke kuburan di Jalan Gunung Lingkas, terduga pelaku pencurian sapi malah tertangkap personel Unit Reskrim Polsek Tarakan Timur lantaran membawa senjata tajam (sajam) jenis badik.

Kapolsek Tarakan Timur, AKP Faisal menuturkan, awalnya personel Unit Reskrim sedang menyelidiki perkara pencurian sapi.

IS alias Pali, pelaku yang diduga mencuri sapi ini terlihat petugas sedang bersembunyi di kuburan.

“Karena sembunyi di atas (kuburan), akhirnya pelaku dipancing untuk turun. Langsung kami tangkap, begitu digeledah ternyata ada sajam jenis badik itu,” ujarnya, Selasa (12/10/2021).

Pelaku diduga sudah cukup lama bersembunyi di kuburan, sehingga pencarian polisi mengarah ke kuburan juga.

Saat memancing IS ini pun juga cukup berjalan lama, IS sempat menolak untuk turun dari kuburan lantaran takut ditangkap polisi.

IS kemudian dibawa ke Polsek Tarakan Timur untuk kepemilikan sajam.

Pengakuannya, sengaja membawa sajam karena di kampungnya, ia biasa membawa sajam untuk menjaga diri.

“Kami sangkakan Undang undang darurat No. 12 Tahun 1951. Saat ini berkas kasus IS ini sudah tahap 1. Sekarang tinggal menunggu P19 atau P18 petunjuk dari Jaksa,” bebernya.

Sedangkan untuk perkara pencurian sapi yang awal disangkakan kepada IS, belum di proses.

Hal ini dikarenakan barang bukti sapi yang dicuri IS sudah dijualnya keluar kota dan dipotong.

IS juga mengakui perbuatannya mencuri sapi, namun barang bukti sapi sudah tidak bisa ditemukan.

Akhirnya, korban pun mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

“Sapinya sudah besar, memang siap potong. Pengakuaan IS sapinya dibawa keluar Tarakan gunakan perahu. Terus sekarang sudah dipotong. Jadi untuk perkara sapi masih belum kami lakukan penyelidikan. Sementara, kasus sajam ini saja yang kami proses,” ungkapnya.  (*)

Reporter: Sahida
Editor: Rifat Munisa

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment