Tarakan

Prediksi Meleset, Tarakan Kelebihan Stok Ayam Ras

Elang Buana

TARAKAN, Koran Kaltara – Sempat terjadi kelangkaan daging ayam ras di Kota Tarakan pada bulan Agustus 2020 lalu. Namun, pada Oktober ini justru stok ayam ras lokal berlimpah, Tarakan kelebihan stok sampai 332 ton ayam ras.

Kadis Pangan, Pertanian, dan Perikanan Tarakan, Elang Buana menjelaskan, kebutuhan bulan ini biasanya diprediksi dua bulan sebelumnya, pihaknya memprediksi karena pada bulan Agustus 2020 kondisi pandemi Covid-19 sudah memasuki adaptasi kehidupan baru kemudian diprediksi kebutuhan pangan khususnya daging ayam akan meningkat.

“Pada waktu itu kita masukan day old chiken (DOC) atau anak ayam kurang lebih 350 ribu, dengan harapan kondisi normal dua bulan kemudian dan ternyata meleset. Artinya kondisi Covid-19 susah diprediksi,” jelasnya, Selasa (13/10/2020).

Ia mengatakan, pada minggu kedua bulan Oktober 2020, Tarakan kelebihan stok ayam ras. Kebutuhan daging ayam ras di Tarakan baru 78 ton, sementara produksi 350 ton ditambah stok yang ada 60 ton atau total 410 ton. Artinya Tarakan kelebihan sekitar 320 ton.

“Kita kelebihan segini (320 ton). Mungkin ke depan kita akan kurangi jumlah produksi atau bahkan peternak jangan memelihara ayam dulu sampai kondis stabil,” katanya.

Kondisi ini bukan hanya tejadi di Tarakan, namun terjadi dibeberapa daerah di Kaltara, bahkan Indonesia. Hal ini juga membuat kondisi semakin sulit karena ayam tidak bisa dijual keluar.

“Kita ada beberapa langkah antisipasi, pertama kurangi produksi, tidak menambah stok dari luar, dan ketiga jika ada coldstorage dapat dibekukan (daging ayam) di situ,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, kondisi tersebut lebih dikarenakan daya beli masyarakat menurun, bukan karena bertambahnya peternak ayam di Tarakan.

Sampai saat ini jumlah peternak di Tarakan sebanyak 350 rata-rata peternak mampu memproduksi ayam ras sekitar 1.000 – 1.500 per kandang.

“Jika ada pasar tentu akan kita kirim. Sementara untuk daging ayam beku sampai saat ini tidak yang masuk ke Tarakan dari luar daerah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah