Headline

Potensi Food Estate Belum Kunjung Diminati

Pemkab Bulungan terus mendorong pengembangan pertanian termasuk melalui program food estate. (Foto : Nurjannah)
  • Pemkab Buka Peluang setelah Investor Angkat kaki

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Potensi pertanian di Bulungan masih relatif besar. Termasuk di antaranya pengembangan kawasan pangan terpadu melalui program food estate yang dikembangkan sejak tahun 2011.

Di awal pengembangan, sejumlah investor swasta ada yang terlibat. Berjalannya waktu, peminat food estate angkat kaki dan tidak lagi beraktivitas. Bupati Bulungan Syarwani, mengatakan, hingga saat ini, belum ada yang berminat untuk turut mengembangkan food estate lebih lanjut.

Sementara, untuk beberapa perusahaan yang dulunya sempat terlibat dipastikan untuk izinnya sudah dicabut. “Pastinya, untuk beberapa perusahaan yang sebelumnya ada itu sudah klir, sudah kita cabut izin lokasinya. Sehingga, kawasan itu, siapa pun untuk sektor swasta lain yang berminat dan fokus dan konsen di bidang pertanian kalau ingin turut mengembangkan juga kita dorong,” ujarnya.

Ia tak menampik, untuk pengembangan kawasan food estate tersebut, tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan pemerintah semata. Oleh karena itu, di sisi lain, pihaknya juga  memberikan ruang kepada pihak swasta yang memang benar-benar serius.

“Jangan sampai terulang lagi seperti sebelumnya, dan jangan  sampai nanti kesannya izin itu disandera sekian tahun. Sementara, mungkin ada orang lain yang kepingin, dan betul-betul serius, sehingga ketika kita ditunjuk dengan lokasi yang sama, itu kita terbentur dengan adanya izin yang masih berlaku,” jelasnya.

Pemkab Bulungan, lanjutnya, menyambut baik semua yang serius mengembangkan food estate. “Sejauh ini belum ada yang secara resmi. Kita juga pastikan dulu komitmennya. Kalaupun ada, ya buatkan rancangannya secara klir, permohonan secara resmi kemudian kita bahas sama-sama. Kalau cocok, kita minta komitmennya berapa tahun bisa,” tandasnya. (*)

Reporter: Nurjannah
Editor: Nurul Lamunsari