Tarakan

Polres Segera Tindak Lanjut Hasil Antigen Palsu

Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja

TARAKAN, Koran Kaltara – Temuan adanya surat keterangan hasil swab antigen palsu yang dilakukan salah satu fasilitas kesehatan (faskes) di Tarakan, segera ditindaklanjuti Sat Reskrim Polres Tarakan. Surat keterangan bebas covid-19 palsu ini didapati Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) saat melakukan validasi calon penumpang pesawat terbang.

Dari KKP kemudian menyerahkan surat keterangan hasil swab antigen ini ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan, sedangkan calon penumpang dilakukan dilakukan swab antigen ulang. Dinkes, sebagai pembina faskes nantinya akan melakukan pembinaan, atau melaporkan ke Polres Tarakan sebagai tindakan pidana.

Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira menuturkan, pihak kepolisian akan mendalami dan menindaklanjuti adanya laporan penerbitan surat keterangan hasil swab antigen palsu.

“Kami akan melakukan penindakan tegas, kalau ada penertiban surat keterangan hasil swab antigen palsu,” ujarnya, dihubungi Selasa (4/5/2021).

Namun, pihaknya akan berkoordinasi dulu dengan Pemkot Tarakan, terkait temuan hasil swab antigen palsu tersebut. “Kalau pun ada yang melaporkan silahkan, kami terbuka. Pasti akan kami segera tindaklanjuti,” katanya.

Kapolres menambahkan, oknum atau orang yang memalsukan maupun pelaku perjalanan yang memakai atau menggunakan surat hasil rapid test palsu bisa dikenakan sanksi pidana. Terlebih lagi, akibat perbuatannya mendatangkan kerugian, maka yang membuat dan yang menggunakan surat rapid test palsu tersebut, dapat dikenakan sanksi berdasarkan Pasal 263 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun.

Jika surat hasil rapid test palsu tersebut dikeluarkan dokter, dan suratnya digunakan maka dokter yang menggunakan surat rapid test palsu tersebut dapat dipidana berdasarkan Pasal 267 ayat (1) dan ayat (3) dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun.

“Perbuatan melakukan penerbitan swab antigen palsu jelas bisa dipidanakan,” katanya.

Meski surat keterangan bebas Covid ini dikeluarkan fakes, Kapolres memastikan untuk oknum yang mengeluarkan surat palsu akan dipidanakan jika terbukti. Ia pun meminta agar masyarakat yang mendapati hal tersebut, untuk bisa lapor ke aparat kepolisian.

“Jangan tahan untuk laporkan ke kepolisian. Kalau ada laporan kami akan menggambil langkah-langkah seperti apa,” tuturnya.

Diakui Kapolres, personelnya yang bertugas di bandara maupun pelabuhan hanya fokus melakukan pengamanan. Sedangkan untuk pengecekan surat keterangan bebas covid dilakukan KKP.

Jika ada didapati keterangan hasil swab antigen palsu, pihaknya akan meminta petunjuk dari petugas kesehatan yang ada di pelabuhan maupun bandara. Selanjutnya, dari KKP akan membuktikan apakah surat tersebut palsu atau tidak.

“Yang jelas, kami akan koordinasi dengan instansi terkait yang melakukan pengecekan keterangan hasil swab antigen. Intinya juga, kami hanya membantu pemerintah. Dalam hal ini, untuk pemeriksaan kesehatan dilakukan petugas kesehatan. Terkait legalitas pengecekan akan kita bantu pengamanannya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sahida

Editor: Rifat Munisa

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

Jaga kebersihan badan dan lingkungan

Sering cuci tangan dengan sabun

Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak

Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah

Jaga jarak dan hindari kerumunan

Patuhi imbauan pemerintah