Nunukan

Polres Musnahkan 8 Kilogram Sabu

Proses pemusnahan narkoba jenis sabu-sabu di Mako Polres Nunukan, Jumat (21/12/2018) pagi. (foto: Asrin/Koran Kaltara)
NUNUKAN, Koran Kaltara -  Polres Nunukan memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu  seberat sekitar 8 Kg, pada Jumat (21/12/2018).  Pemusnahan itu merupakan upaya pemberantasan peredaran narkoba di perbatasan. Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro SIK menyampaikan bahwa, bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat  8.679,18 gram (8,67 Kg) dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air. Semua barang bukti itu,…

NUNUKAN, Koran Kaltara –  Polres Nunukan memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu  seberat sekitar 8 Kg, pada Jumat (21/12/2018).  Pemusnahan itu merupakan upaya pemberantasan peredaran narkoba di perbatasan.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro SIK menyampaikan bahwa, bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat  8.679,18 gram (8,67 Kg) dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air. Semua barang bukti itu, merupakan pengungkapan peredaran narkoba sejak 1 bulan terakhir, dengan  16 laporan polisi.

“Ini bentuk komitmen kita untuk menghilangkan narkoba di perbatasan,”  ungkap dia.

Pemusnahan barang bukti sabu itu disaksikan Bea dan Cukai, TNI, Imigrasi, Kejari Nunukan, dan lainnya. Serta dihadiri juga puluhan tersangka, yang membawa barang terlarang ini masuk ke perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dia mengakui bahwa narkoba di perbatasan memant tidak ada habisnya. Sebab, permintaan yang tinggi. Dan, hasil bisnis haram itu juga mengiurkan. Sehingga membuat masyarakat di Indonesia mau menjalani pekerjaan yang melanggar hukum tersebut.

Pelaku memanfaatkan Pulau Sebatik untuk menyelundupkan narkoba, karena letaknya  dekat dengan Malaysia. “Kita lihat,  meski banyak yang sudah ditangkap, tetapi masih saja ada yang mau berbuat,”  kata dia.

Meski begitu, kata dia, pihaknya tidak akan lengah. Dan akan terus menangkap pelaku.  “Bayangkan saja, satu bulan terakhir kita amankan 8 kg ini yang berhasil kita ungkap. Dan ini akan terus bertambah jika kita tak tidak memberantas dari hingga ke akar-akarnya,” tambahnya.

Menurut dia, kurir narkoba memiliki berbagai cara menyelundupkan narkoba. Rata-rata narkoba diseludupkan melalui Tawau, Malaysia.  “Kebanyakan sabu-sabu yang kita amankan ini rencananya akan dikirim ke Sulawesi melalui kapal Pelni,” jelasnya.

Apalagi, kata dia, saat ini moment natal dan tahun baru. Dikhawatirkan akan dimanfaatkan TKI yang ingin pulang ke kampung halaman.

“Jadi untuk pengamanan pelabuhan kita akan maksimalkan. Karena ini menyangkut orang banyak. Jangan sampai ada barang lolos ke Sulawesi,”  tandas dia.

Sementara itu, kata dia, untuk bandar narkoba di Tawau, Malaysia, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan LO Polri di Tawau. Sebab, untuk menangkap bandar narkoba di Malaysia harus berkomunikasi dulu.

“Karena ini sudah internasional. Jadi kita sudah komunikasikan mengenai target kita di Tawau, Malaysia,”  pungkas dia. (*)

Reporter: Asrin

Editor: Sobirin

Artikel ini juga terbit di versi cetak Koran Kaltara edisi 22 Desember 2018