Bulungan

Polres Bulungan Kekurangan 500 Personel

Jumlah personel Polres Bulungan sampai saat ini masih minim. (Foto : Ramlan)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Hingga saat ini, jumlah personel Kepolisian Resor (Polres) Bulungan masih kurang ideal. Anggota Korps Bhayangkara di Bulungan masih sangat kurang, apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk 148.452 jiwa (data BPS Bulungan Tahun 2020).

“Memang situasi wilayah Bulungan ini cukup besar dan personelnya (anggota Polri) belum maksimal. Ini juga terus diusulkan dari Polres Bulungan termasuk dari Polda terkait penambahan personel,” kata Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona, Selasa (12/10/2021).

Ia menyebutkan, letak geografis Bulungan dengan luas 13.181,92 km persegi, jumlah anggota Polri di wilayah hukum Polres Bulungan ini idealnya sebanyak 1.000 personel.

Sedangkan yang ada saat ini, hanya 45 persen atau sekitar 400 hingga 500 orang saja. “Jadi masih butuh sekitar 500 orang lagi,” ungkapnya.

Adanya keterbatasan personel itu, berimbas pada idealnya seorang personel Bhabinkamtibmas yang mengawasi satu desa.

Saat ini, ada beberapa personel Bhabinkamtibmas yang terpaksa harus mengawasi dua hingga tiga desa di Bulungan.

Sedangkan secara ideal, setiap desa atau kelurahan itu juga tersedia satu personel Bhabinkamtibmas.

Sehingga, pengawasan serta upaya dalam menciptakan keadaan kamtibmas bisa maksimal.

“Karena kita juga kekurangan (personel), terpaksa ada satu Bhabinkamtibmas membawahi dua hingga tiga desa. Tapi kalau secara umum, kondisi kamtibmas di Bulungan itu aman. Walaupun kurang personel, tapi unsur lain bisa di ajak kerja sama,” ungkap kapolres.

Dia menjelaskan, jumlah personel yang ada saat ini sudah tersebar di 10 polsek, 3 di Pos Polisi  Sektor dan 2 pospol.

Selain Kabupaten Bulungan, Polres Bulungan juga masih membawahi wilayah Kabupaten Tana Tidung (KTT), lantaran masih belum memiliki Polres sendiri.

“Kita pergunakan saja personel yang ada saat ini. Karena kan kegiatan-kegiatan untuk membina kamtibmas itu, tidak serta merta hanya melalui penegakan hukum saja,” jelasnya.

Kapolres mengungkapkan, tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Bulungan juga diakuinya sangat minim.

Termasuk juga tingkat konflik antar masyarakat di Bulungan diakui Kapolres sangat minim.

Selain itu, para tokoh masyarakat Bulungan kata dia, dapat bersama-sama dalam menjaga kerukunan sehingga tercipta kondusifitas kamtibmas Bulungan sampai saat ini.

“Kalau saya lihat, angka kriminalitas sendiri di Bulungan rendah. Karena masyarakatnya dan tokoh-tokohnya juga bisa bekerja sama dengan kepolisian untuk meredakan gangguan-gangguan kamtibmas,” imbuhnya.

Untuk itu, minimnya jumlah personel yang dimiliki Polres Bulungan saat ini bukan menjadi masalah.

Kapolres hanya meminta, agar silaturahmi dan sinergitas yang sudah dibangun selama ini tetap berlanjut.

Sehingga, tidak ada gangguan-gangguan yang dapat menyebabkan konflik ataupun tindak kejahatan di Bumi Tenguyun-sebutan lain Bulungan ini.

“Sekarang itu, bukan seberapa penting banyak polisi di sebuah daerah. Tapi seberapa banyak masyarakatnya yang sudah sadar hukum, sudah taat dan sudah tertib. Sehingga Bulungan ini bisa tetap aman dan damai,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ramlan
Editor: Eddy Nugroho

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment