Hukum Kriminal

Polisi Ringkus Tiga Pelaku Pencurian Hewan Kurban

Barang bukti daging beku yang disita dari tersangka. (Foto: Istimewa)

MALINAU, Koran Kaltara – Polsek Malinau Kota berhasil meringkus tiga pelaku pencurian hewan kurban. Ketiga pelaku ini berinisial B, KO dan Al. Mereka merupakan warga Desa Malinau Kota. Sementara satu orang sebagai dalang pencurian hewan kurban masih dalam proses penyidikan.

Kapolsek Malinau Kota, Ipda Marudut menjelaskan, penangkapan pelaku pencurian ini berawal dari laporan Sidik, warga Jala Aji Nata Jaya RT 15 Malinau Kota.

“Pada 28 Juli lalu, Bapak Sidik datang ke Polsek melaporkan satu ekor sapi yang akan dijadikan hewan kurban hilang,” ujar Marudut kepada Koran Kaltara, Kamis (30/7/2020).

Kemudian, kata dia, Tim Sat Reskrim Polsek Malinau langsung melakukan penyelidikan ke lapangan dan ditemukan ketiga pelaku tersebut.

“Tiga pelaku ini ditemukan, karena ada laporan masyarakat yang sempat ditawarkan daging sapi sehingga kita mendapati mereka dan sudah ditahan,” ungkapnya.

Sebenarnya, kata dia, korban ingin menjual sapi itu untuk dijadikan hewan kurban. Namun saat berkunjung ke kandangnya, sapi itu sudah tidak ada dan terlihat bekas darah.

“Jadi si pemilik sapi ini berniat mau menjualnya. Namun belum ada pembelinya. Makanya masih dirawat. Pada saat dilihat, sudah tidak ada di kandangnya,” katanya.

Berdasarkan pengakuan ketiga pelaku, saat kejadian itu, mereka mengambilnya dari kandang. Lalu sapi itu diikat di dekat pohon yang ada di lokasi tersebut.

“Mereka sudah memotong-motong sapi itu. Mereka ke rumah aktor utama mengambil gerobak. Lalu dimasukkan ke dalam freezer,” jelasnya.

Menurut dia, motif dari pencurian yang dilakukan pelaku hanya untuk hura-hura saja karena tidak memiliki uang. Sehingga mereka melakukan perbuatan tersebut.

“Jadi mereka membagi daging-daging sapi itu di rumah pelaku utama. Setelah itu, baru dijual. Hasilnya dibeli untuk minum dan rokok,” ungkapnya.

Sementara saat ini, kata dia, aktor utama pencurian tersebut merupakan residivis kasus pencurian. Saat ini masih dilakukan pencarian.

“Petugas sudah ke rumahnya, ternyata bersangkutan tidak ada di tempat. Berdasarkan keterangan masyarakat, kalau pelaku utama ini sedang ke kebun dan belum pulang. Jadi kita masih mencari si pelaku utama ini,” katanya.

Dia menyampaikan, bahwa ketiga pelaku ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dan, barang bukti yang diamankan berupa 50 kg daging sapi, freezer, parang (alat pemotong) dan gerobak.

“Untuk daging sapinya, kita musnahkan karena sudah bau busuk. Kita sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan dan bisa dimusnahkan,” katanya.

Menurut dia, ketiga pelaku tersebut dikenakan pasal 363 KUHP. “Ketiga tersanhka kita kenakan pasal 363 KUHP dan kasus ini akan kita kembangkan terus,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sollaimansyah
Editor: Sobirin

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah