Hukum Kriminal

Polisi Bekuk Kawanan Pengedar Sabu di Sekatak

Keempat pelaku peredaran narkoba (jongkok) di Sekatak yang diamankan polisi. (Foto : Ist)
  • Diincar Sejak Lama, Penambang dan Pemuda jadi Sasaran Penjualan

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Empat orang, yang diduga merupakan kawanan pelaku peredaran narkoba di Kecamatan Sekatak, Bulungan berhasil dibekuk polisi. Keempat pelaku yang diketahui berinisial ES (25), LI (44), FA (30), dan TO (31) diamankan di Desa Paruh Abang, Kecamatan Sekatak pada Jum’at (4/6/2021) lalu.

Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, melalui Kapolsek Sekatak Iptu Mahmud mengatakan, pengungkapan itu, bermula dari pengamanan terhadap pelaku pertama, berinisial TO di sebuah pondok di desa tersebut.

Saat dilakukan penggerebekan, polisi menemukan lima bungkus sabu dengan berat 52,9 gram narkoba jenis sabu.

“Saat kita grebek, dia (TO) baru mau mengkonsumsi sabu. Saat kita geledah, sabunya disimpan di dalam kantong celananya. Kita juga amankan satu alat isap (bong) siap pakai,” katanya kepada Koran Kaltara.

Mahmud mengatakan, TO merupakan pemain lama, dan sudah sejak lama menjadi incaran polisi, dalam penyalahgunaan narkoba.

Selama ini, lanjut dia, TO kerap dilaporkan sering mengkonsumsi sabu di pondok miliknya sendiri. Sehingga saat polisi mendapatkan informasi mengenai penyalahgunaan narkoba, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

“Tapi dia (TO) hanya konsumen saja. Artinya, dia hanya membeli lalu dikonsumsinya sendiri,” sambungnya.

Saat dilakukan interogasi, sabu yang akan dikonsumsi oleh TO ternyata didapatkan dari tiga orang rekannya berinisial ES, LI dan FA. Atas informasi itu, polisi langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tiga orang yang merupakan pengedar narkoba di wilayah Kecamatan Sekatak.

Mahmud mengatakan, tiga orang itu merupakan pengedar yang juga telah lama menjadi target operasi Polsek Sekatak. “Mereka ini sudah lama kita incar. Karena dia jual sabu kepada para pemuda dan para penambang,” jelasnya.

Selain mengamankan barang bukti sabu, beberapa alat bukti juga turut diangkut polisi. Di antaranya adalah satu unit timbangan digital, delapan bungkus platik bening, empat unit HP dan uang tunai sebesar Rp13 juta.

Ketiga pengedar narkoba ini akan dikenakan pasal 112 jo 114 dan pasal 132 UU 35 tahun 2009, tentang narkotika. “Semuanya sudah kita bawa ke Rutan (Polres Bulungan). Masih akan kita mintai keterangan, terutama asal usul barang buktinya (sabu),” pungkasnya. (*)

Reporter: Ramlan

Editor: Eddy Nugroho