Kaltara

Polda Larang Petasan di Malam Tahun Baru

Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit bersama Wagub Udin Hianggio mengecek pasukan dalam apel gelar pasukan Operasi Lilin 2018 di Taman Bekampung, Jumat (21/12/2018).
TARAKAN, Koran Kaltara – Ratusan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan hingga pramuka memadati Taman Bekampung dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru, Jumat (21/12/2018). Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit, menjadi inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan dari Kapolri Tito Karnavian. Salah satu intruksi Kapolri, pengawasan terhadap kembang api di malam pergantian tahun. “Kalau…

TARAKAN, Koran Kaltara – Ratusan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan hingga pramuka memadati Taman Bekampung dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru, Jumat (21/12/2018).

Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit, menjadi inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan dari Kapolri Tito Karnavian. Salah satu intruksi Kapolri, pengawasan terhadap kembang api di malam pergantian tahun.

“Kalau Natal, utamakan kegiatan ibadah. Malam pergantian tahun baru nanti juga jangan berlebihan, jangan sampai minum alkohol dan kembang api yang berlebihan, apalagi petasan akan kami larang sama sekali. Kami akan lakukan razia nanti,” ujarnya, dikonfirmasi usai memimpin gelar pasukan.

Diakuinya, dalam gelar pasukan ini sekaligus mengecek kesiapsiagaan personel, dalam rangka sarana prasarana yang digunakan dalam rangka operasi lilin. Selain pelaksanaan kegiatan masyarakat, Polri juga diminta untuk mengawasi operasi pasar agar tidak ada oknum melakukan penimbunan sembako.

“Karena kebutuhan pasar meningkat, jangan sampai dimanfaatkan oknum tertentu,” katanya.

Ada beberapa tempat yang menjadi fokus pengamanan Natal, Kabupaten Malinau menjadi prioritas. Karena memiliki warga yang paling banyak beragama Nasrani, prioritas kedua di Tarakan.

Namun, menurutnya Tana Tidung, Nunukan dan Bulungan juga tetap diawasi. Semua kemungkinan teror juga akan menjadi prioritas, seperti tahun sebelumnya, Tim Jibom Sat Brimob Polda Kaltara akan melakukan sterilisasi di Gereja maupun tempat lain yang dianggap rawan.

Ia juga meminta pemilik Tempat Hiburan Malam (THM) untuk menaati aturan buka tutup, meskipun di malam pergantian tahun. Jika ada masyarakat yang mengetahui THM masih buka, melewati batas waktu dalam Peraturan Daerah, ia imbau segera laporkan polisi.

“Serahkan kepada kami, akan kami lakukan tindakan. Kalau misalnya ada ormas yang lapor polisi dan polisinya tidak tindaklanjuti, lapor saya, polisinya yang saya tindak,” tegasnya.

Termasuk pengawasan terhadap lalu lintas narkoba, dikhawatirkan dimanfaatkan oknum tertentu saat pengamanan difokuskan Natal dan Tahun Baru. Ia pun memastikan tetap memaksimalkan titik peredaran narkoba di Kaltara.

“Tetap kami laksanakan (pengawasan narkoba) dan jadi prioritas. Tidak ada waktu senggang melonggarkan pengawasan, sehari-hari, sepanjang waktu narkoba tetap menjadi prioritas pengamanan,” tegasnya lagi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltara, Udin Hianggio yang hadir mewakili Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie juga meminta agar masyarakat yang menjalankan Natal dan Tahun Baru tetap mengikuti aturan yang ada.

“Sehingga keamanan dan ketertiban bisa terjaga di Kaltara. TNI Polri sudah siap mengawal kegiatan Natal dan Tahun Baru. Semoga masyarakat juga memberikan dukungan penuh di perayaan Natal dan Tahun Baru,” katanya. (*)

Reporter: Sahida

Editor: Rifat Munisa

Artikel ini juga terbit di versi cetak Koran Kaltara edisi 22 Desember 2018