Hukum Kriminal

Pikul TV Tetangga, Aksi DD Terekam CCTV

DD, pelaku pencurian dengan modus panjat rumah saat pemiliknya tertidur. (Foto : Istimewa)

TARAKAN, Koran Kaltara – Aksi DD (33), pelaku pencurian televisi milik tetangganya terungkap. Penangkapan DD, berawal dari rekaman pelaku yang terekam kamera CCTV saat memikul TV LED merk Samsung 50 inc dari lantai 2 rumah tetangganya.

DD pun pasrah, saat dibekuk polisi ketika sedang nongkrong bersama tetangga depan rumahnya, Minggu (21/11/2021) lalu.

Kapolsek Tarakan Timur AKP Faisal menuturkan, DD mencuri TV di RT 24 Gang Sentono, Kelurahan Pamusian pada Sabtu (20/11/2021). Modusnya, DD memanjat lantai dua rumah saat pemiliknya sedang tertidur.

“Pelaku membawa TV dari lantai 2, turun ke samping rumah korban. Menurut keterangan pelaku, TV dibungkus dalam sarung lalu diturunkan,” ujarnya, Senin (22/11/2021).

Setelah sampai ke samping rumah korban, TV dipikul pelaku hingga melewati Gang IV menuju ke rumahnya.

Saat melewati Gang IV ini aksinya memikul TV terekam CCTV. Polisi menindaklanjuti temuan CCTV ini dengan membuat profil pelaku.

Diketahui pelaku ternyata tinggal di gang sebelah rumah korban. Pencarian dilakukan, hingga didapati pelaku sedang nongkrong di rumah tetangganya.

DD pun pasrah digiring ke Polsek Tarakan Timur, sekira pukul 22.30 Wita, Sabtu malam untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Babinkamtibmas yang menemukan CCTV, kami telusuri untuk pastikan pelakunya. Jadi, kurang dari 24 jam DD kami bekuk. Pengakuannya, TV digadai sama temannya Rp1,5 juta. Uangnya sebagian digunakan untuk judi slot dan sisanya untuk kebutuhan sehari-hari,” imbuhnya.

Polisi kemudian mengamankan barang bukti. Dari nilai TV yang digadai seharga Rp1,5 juta sebenarnya korban mengalami kerugian Rp12 juta.

DD diduga sudah biasa melakukan pencurian, namun pihaknya masih mengembangkan apakah ada tempat kejadian lain yang menjadi lokasi pencuriannya. “Barang bukti kami amankan di rumah tempatnya menggadai itu,” tutur kapolsek.

DD pernah masuk penjara untuk kasus narkotika, ia juga mengaku tidak memiliki pekerjaan, tapi ketagihan judi slot. Warga sekitar juga sudah menduga, beberapa kali kasus pencurian didalangi pelaku.

Namun, saat diinterogasi, DD tidak mengakui kehilangan warga lainnya karena perbuatannya.

“Keluhan dari warga sekitar sering sekali ada kecurian. Cuma kebetulan terekam CCTV, makanya kami segera bergerak cepat untuk mengamankan pelaku. DD kami sangkakan pasal 363 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” tandasnya. (*)

Reporter: Sahida
Editor: Eddy Nugroho

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment