Nunukan

PGRI Sebatik Barat Berikan Tali Asih kepada Guru Honorer dan Wali Siswa

PGRI Sebatik Barat memberikan tali asih kepada guru honorer. (Foto: Sabri)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Sudah menjadi agenda tahunan bagi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Sebatik Barat, setiap memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN), memberikan tali asih kepada guru honorer di semua jenjang pendidikan, mulai dari Paud/TK, SD, SMP hingga SMK.

Guru honorer yang mendapatkan tali asih dari PGRI merupakan guru honorer yang pengabdiannya di atas 10 tahun. Tahun ini juga, karena masih dalam pandemi Covid-19, wali siswa yang terdampak Covid-19, diberikan bantuan paket sembako.

Ketua PGRI Kecamatan Sebatik Barat, Sujud mengungkapkan, untuk perayaan HUT PGRI ke-75 dan HGN 2020, PGRI Sebatik Barat memperingatinya dengan melaksanakan acara secara sederhana. Dalam pelaksanaannya, menerapkan protokol kesehatan baik kepada peserta, tamu dan masyarakat yang hadir.

“Sebelum menyelenggarakan kegiatan ini, PGRI Sebatik Barat berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Sebatik Barat. Intinya diizinkan, namun harus mematuhi protokol kesehatan dan arahan dari Satgas dilaksanakan oleh panitia,” ujar Sujud, saat ditemui Kamis (26/11/2020).

Ia mengatakan, dalam acara tersebut, sebagai bentuk kepedulian, solidaritas dan rasa kebersamaan pengurus PGRI dan guru pegawai negeri sipil (PNS), memberikan tali asih kepada 17 guru honorer dan 24 orang wali murid yang terdampak Covid-19 berupa sembako.

“Sumber dana dari pengurus PGRI, iuran guru PNS yang ada di Sebatik Barat sesuai rapat. Namun ada satu guru honorer yang punya pendapatan lebih ada usaha ikut membantu,” kata Sujud.

Sujud berharap, ke depannya agar guru honorer lebih diperhatikan kesejahteraan mereka. Berkat perjuangan dari pengurus pusat PGRI, tahun ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka lowongan bagi tenaga guru honorer maupun tenaga pendidik yang belum lolos CPNS untuk bisa mendaftar menjadi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Kepada masyarakat, karena pembelajaran masih non tatap muka, agar ikut membantu dan mengawasi anaknya masing-masing di rumah. Karena guru tidak bisa mengawasi secara langsung seperti biasanya,” pungkasnya. (adv)

Reporter: Sabri
Editor: Didik

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah