Peta Hasil Pemilu Kaltara

Pemungutan suara di Kabupaten Bulungan pada tanggal 14 Februari 2024 kemarin

Perolehan Kursi Partai di DPRD Kaltara Mengalami Perubahan Cukup Signifikan

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara, telah melangsungkan Rapat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dari kabupaten/kota untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Anggota DPR RI, Pemilihan Anggota DPD RI dan Pemilihan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara.

Informasi yang media himpun, lima besar perolehan suara di Pileg DPRD Kaltara dapil I Kota Tarakan diraih oleh Partai Gerindra dengan 27.369 suara; Partai Golkar dengan 18.368 suara; PDI Perjuangan dengan 15.820 suara; Partai Hanura dengan 15.705 suara dan PKB dengan 9.134 suara.

Sementara, perolehan suara tertinggi berikutnya sampai terendah diisi oleh Demokrat (8.594 suara); NasDem (8.576 suara); PKS (8.558 suara); PAN (7.172 suara); PPP (6.894 suara); Partai Gelora (2.726 suara); PSI (735 suara); Perindo (568 suara); PBB (396 suara); Partai Buruh (297 suara); PKN (248 suara); Partai Garuda (168 suara); Partai Ummat (72 suara).

Berdasarkan perolehan suara tersebut, Partai Gerindra dan Golkar masing-masing memperoleh dua kursi di DPRD Kaltara. Partai lain yang selanjutnya mendapat masing-masing 1 kursi adalah PDIP; Hanura; PKB; Demokrat; NasDem; PKS; PAN; PPP. Total ada 12 kursi yang disediakan di dapil I DPRD Kaltara.

Dengan melihat perolehan suara tertinggi masing-masing di caleg partainya, maka nama yang akan menduduki kursi DPRD Kaltara dari dapil I Tarakan adalah Yancong dari Gerindra dengan 5.860 suara; Jufri Budiman dari Gerindra dengan 5.827 suara ; Adi Nata Kusuma dari Golkar dengan 6.163 suara; Hj. Siti Laela dengan 5.449 suara.

Nama selanjutnya yakni H. Rakhmat Sewa dari PDIP (3.940 suara); Dino Andrian dari Hanura (5.576 suara); Maslan Abdul Latif dari PKB (6.836 suara); Muddain dari Demokrat (5.754 suara); Supaad Hadianto dari NasDem (4.290 suara); Dr. Syamsuddin Arfah dari PKS (5.389 suara); Komaruddin dari PAN (2.156 suara); Muhammad Hatta dari PPP (5.590 suara).

Beralih ke dapil II DPRD Kaltara yang meliputi Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung, peringkat perolehan suara partai tertinggi sampai terendah yakni Partai Golkar (18.382 suara); PDIP (13.428 suara); Hanura (11.802 suara); PAN (11.740 suara); Gerindra  (10.972 suara);

Demokrat (8.590 suara); PKS (6.143 suara); PKB (5.991 suara); Perindo (3.973 suara); Partai Gelora (3.059 suara); NasDem (2.953 suara); PSI (2.282 suara); Partai Buruh (2.081 suara); PPP (1.607 suara); PBB (1.090 suara); Partai Ummat (108 suara); PKN (107 suara); Garuda (97 suara).

Dari perolehan suara tersebut, Golkar menjadi satu-satunya partai yang memperoleh dua kursi. Partai yang selanjutnya mendapat masing-masing satu kursi yaitu PDIP; Hanura; PAN; Gerindra; Demokrat; PKS; PKB. Total ada sembilan kursi yang disediakan di dapil II DPRD Kaltara.

Melihat perolehan suara tertinggi masing-masing di caleg partainya, maka nama yang akan menduduki kursi DPRD Kaltara dari dapil II yaitu H. Muhammad Nasir (7.281 suara) dan Hj. Aluh Berlian (5.918 suara) dari Partai Golkar.

Selanjutnya, H. Hamka (4.401 suara/PDIP); Kornie Serliany (4.995 suara/Hanura); Vamelia (9.984 suara/PAN); Achmad Djufrie (4.680 suara/Gerindra); Alimuddin (3.986 suara/Demokrat); H. Moh. Nafis (3.535 suara/PKS); Herman (2.997 suara/ PKB).

Beralih ke hasil rekapitulasi penghitungan suara Pileg DPRD Kaltara dapil III yang meliputi Kabupaten Malinau, tercatat raihan suara tertinggi diperoleh Partai Demokrat sebanyak 16.759 suara. Peringkat selanjutnya sampai terendah yakni Gerindra (6.648 suara); Golkar (5.420 suara); PDIP (4.124 suara); Hanura (3.614 suara);

NasDem (2.285 suara); PSI (1.485 suara); Perindo (1.311 suara); PKB (1.219 suara); Partai Gelora (1.137 suara); PKS (530 suara); PBB (152 suara); PPP (101 suara); Partai Buruh (89 suara); PAN (79 suara); Partai Garuda (53 suara); Partai Ummat (20 suara); PKN ( 5 suara).

Berdasarkan perolehan suara tersebut, maka empat kursi di dapil III diisi oleh Partai Demokrat (2 kursi); Partai Gerindra (1 kursi); Partai Golkar (1 kursi). Sementara itu, caleg yang akan menduduki kursi legislator berdasarkan perolehan suara tertinggi di partai masing – masih terdiri dari Listiani (7.489 suara/Demokrat); Hendri Tuwi (5.594 suara/Demokrat); Agus Salim (4.242 suara/Gerindra); Pdt. Robenson Tadem (3.215 suara/Golkar).

Terakhir pada dapil IV DPRD Kaltara yang meliputi Kabupaten Malinau, perolehan suara tertinggi sampai terendah diraih oleh Partai Keadilan Sejahtera (20.913 suara); Gerindra (17.787 suara); Demokrat (14.803 suara); PDIP (11.554 suara); Hanura (11.452 suara); NasDem (10.507 suara);

Golkar (7.053 suara); PAN (4.442 suara); PKB (4.234 suara); PBB (2.003 suara); Partai Gelora (1.138 suara); PSI (425 suara); Perindo (394 suara); PPP (242 suara); PKN (240 suara); Partai Buruh (90 suara); Partai Garuda (37 suara); Partai Ummat (35 suara).

Mengacu hasil suara tersebut, maka perolehan kursi berdasarkan metode sainte lague  dimiliki oleh Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerindra dan Partai Demokrat dengan masing-masing dua kursi. Selanjutnya, masing – masing partai yang memperoleh 1 kursi adalah PDIP; Hanura; NasDem; Golkar.

Berdasarkan perolehan suara tertinggi di masing-masing partai, maka caleg yang akan duduk di DPRD Kaltara mewakili dapil IV adalah Ladullah (6.051 suara/PKS), Muhammad Nasir (4.812 suara/PKS); H. Akbar Ali (7.481 suara/Gerindra); Rahman (2.960 suara/Gerindra);

Saleh (3.556 suara/Demokrat); Ruman Tumbo (2.938 suara/Demokrat); Arming (2.881 suara/PDIP); Tamara Moriska (3.524 suara/Hanura); Rismanto (2.772 suara/NasDem); Anto Bolokot (3.464 suara/Golkar).

Golkar dan Demokrat Rebut Kursi Unsur Pimpinan

Pemilihan legislatif (Pileg) DPRD Kalimantan Utara menyuguhkan perubahan komposisi unsur pimpinan yang didasarkan pada perolehan kursi terbanyak. Berdasarkan data rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan KPU Kaltara, diketahui Partai Golkar dan Demokrat yang masing-masing mengoleksi enam kursi, akan merebut kursi unsur pimpinan dari PDI Perjuangan dan Partai Hanura. Tercatat PDI Perjuangan dan Hanura hanya mampu mengoleksi tiga kursi dari pemilu kali ini. Sementara itu, Partai Gerindra tercatat mampu bertahan di kursi unsur pimpinan dengan raihan cemerlang 6 kursi, atau setara dengan Partai Golkar dan Demokrat.

Adapun, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mampu menambah perolehan kursi menjadi empat. Pada saat bersamaan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai NasDem dan Partai Amanat Nasional (PAN) masing – masing memperoleh dua kursi. Terakhir, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mempertahankan 1 kursi nya.

Melihat peta perolehan kursi tersebut, diketahui ada dua partai yang harus angkat kaki dari DPRD Kaltara periode 2024 - 20–9, yakni Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Perindo. (*)

Reporter: Agung Riyanto

Editor: Nurul

BERITA TERKAIT

Berita terkait tidak ditemukan!

TERPOPULER

Koran Kaltara adalah media terbesar di Kalimantan Utara yang berkantor pusat di Tanjung Selor mengusung tagline "Cerdas untuk Pembaruan" senantiasa menghadirkan berita-berita yang informatif dan inspiratif.

Copyright © 2018-2026 Korankaltara.com