Nunukan

Peserta Vaksin Diminta Jujur Terkait Penyakitnya

Salah satu kegiatan vaksinasi di Nunukan. (foto: Asrin)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Kejujuran peserta dalam proses vaksinasi sangat diperlukan. Sebab, bisa berimbas kepada peserta yang tidak jujur terhadap penyakitnya.

Surveilan dan Imunisasi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan Nurmia menyampaikan,  selama ini masih banyak masyarakat tidak jujur terhadap penyakitnya. Bahkan, kemungkinan ada masyarakat tidak mengetahui penyakitnya.

“Kan, sebelum divaksin, kita tanyakan apakah ada riwayat penyakit, atau pernah terkena Covid-19, mereka jawab tidak, karena belum pernah observasi ke dokter. Harusnya, kalau ada penyakit itu membutuhkan rekomendasi dokter yang menangani,” ujarnya.

Memang, kata dia, peserta yang memiliki penyakit, maka harus dilakukan penundaan vaksin. Namun itu membuat petugas medis dilema, lantaran ketidakjujuran peserta. “Padahal, kita sudah sampaikan dari awal ke peserta,” ujarnya.

Selama ini, kata dia, banyak informasi masyarakat mengalami gejala pasca vaksin atau KIPI, namun tidak ada laporan kepada petugas medis dan hanya bercerita di lingkungan rumahnya.

“Jadi, ada yang deman, menggigil, sakit kepala sampai mau muntah. Lebih dari itu tidak ada. Tapi, tidak masuk dalam laporan KIPI. Sebenarnya harus dilaporkan semuanya. Itu kan reaksi dari obatnya,” jelasnya.

Dia menegaskan masyarakat yang mengalami keluhan pasca vaksin, bisa langsung menghubungi kontak person yang tertera di kartu vaksinnya.

“Nah, itu tidak ada dilaporkan saat ini. Dulu, saat awal-awal vaksin, ada beberapa, itu pun nakes kita,” jelasnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya sudah melakukan dua kali suntikan massal vaksin Moderna dengan jumlah penerima lebih dari dari 5 ribuan.

Vaksin jenis ini memang berbeda dari jenis vaksin lainnya.

“Memang efek Moderna lebih tinggi. Kalau merasa sudah tidak tahan, silakan menghubungi faskes. Tapi, Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada,” jelasnya. (*)

Reporter: Asrin
Editor: Sobirin

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment