Headline

Peringkat 3 Nasional, Vaksinasi di Bulungan Terkendala

Penyuntikan vaksin Covid-19 perdana secara serentak di Bulungan, Kamis (14/1/2021). (Dok/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Progres tahap pertama pemberian vaksin covid-19 di Bulungan dengan sasaran tenaga medis, dipastikan masih berlanjut. Meski sebelumnya direncanakan sepekan bisa selesai, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan menyebutkan ada faktor penghambat, sehingga target tersebut belum bisa tercapai.

Kepala Dinkes Bulungan, Imam Sujono mengatakan, capaian vaksinasi Bulungan sudah mencapai 47,78 persen. Secara nasional, angka ini menempatkan Bulungan menduduki peringkat tiga nasional.

“Kita ini masuk peringkat tiga nasional setelah Kabupaten Semarang, tapi memang dari target sekitar seribu lima ratus sekian. Nah, ini dalam prosesnya ternyata ada faktor penyulit berupa daftar yang akan divaksin,” ujar Imam kepada Koran Kaltara, Senin (25/1/2021)

Hingga saat ini, pelaksanaan vaksin masih terus berproses. Artinya, data yang ada sekarang masih bisa saja berubah.  “Untuk penyuntikan kedua akan dilakukan setelah 14 hari penyuntikan pertama,” bebernya.

Pemberian vaksin, kata Imam, dilakukan secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi gejala setelah diberikan vaksin, sebab karena vaksin itu jenis baru. Jadi, efek setiap orang berbeda-beda.

Namun, sampai saat ini pihaknya memastikan tidak ada laporan dari penerima vaksin yang mengalami gejala. Berdasarkan data sementara, ada 36 orang tenaga kesehatan yang batal divaksin, dan 122 orang ditunda.

Secara teknis, pihaknya mengaku mengalami kendala di sistem aplikasi P-Care BPJS. Sebab, untuk wilayah yang blank spot atau tidak ada jaringan, sulit untuk mengakses ke sistem.

“Kita menggunakan sistem. Nah, ini yang membuat kita agak lama. Kadang orangnya sudah siap divaksin, sistem terganggu, otomatis tertunda. Karena setiap yang akan divaksin mendaftarkan secara mandiri melalui BPJS. Yang ini bergantung pada jaringan,” ungkapnya

Namun demikian, pihaknya akan terus berupaya maksimal, sebagai bahan evaluasi untuk tahap kedua. Ada ribuan orang di Bulungan yang akan divaksin pada tahap kedua. “Tahap kedua ini sasarannya ASN dan TNI/Polri,” katanya.

Sementara itu, Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bulungan, dr. Heriyadi Suranta menegaskan, meskipun saat ini sudah ada vaksin, protokol kesehatan (prokes) harus tetap dijalankan. “Vaksin tidak akan maksimal kalau protokol kesehatan masih diabaikan,” tegasnya. (*)

Reporter: Nurjannah
Editor: Nurul Lamunsari

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah