Politik

Perda Hari Jadi dan Lambang Kaltara Selesai Sebelum Akhir Maret

Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris

TARAKAN, Koran Kaltara – DPRD Provinsi Kalimantan Utara menargetkan, Perda (Peraturan Daerah) tentang Hari Jadi dan lambang Provinsi Kaltara sudah ketok palu sebelum bulan Maret berakhir.

Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris, mengungkapkan, bahwa tim sudah kembali datang ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk membahas produk hukum tersebut.

“Senin kemarin kita ke Kemendagri, jadi di sana kita konsultasi masalah hari jadi atau ulang tahun Kaltara dan lambang yang dulu juga pernah kita lakukan,” jelasnya, Sabtu (27/3/2021).

Berdasarkan hasil konsultasi dengan Kemendagri, Rancangan Perda tersebut sudah tidak ada masalah tinggal menunggu penetapan sebagai Perda.

“Mungkin Senin depan kita akan menggelar paripurna kesepakatan dengan pemerintah. Artinya kalau sudah ada kesepakatan dengan pemerintah, kita tinggal paripurnakan menjadi perda,” ujarnya.

Norhayati mengungkapkan, DPRD Kaltara menargetkan Perda Hari Jadi dan Lambang Kaltara tidak lewat dari bulan Maret 2021. “Saya rasa sudah tidak ada masalah lagi, tinggal kesepakatan dan nomor registrasi dan langsung pengesahan menjadi perda,” ungkapnya.

Norhayati mengatakan, untuk hari jadi Kaltara sudah disepakati melalui musyawarah bersama stakeholder terkait dan para pejuang Kaltara, yakni tanggal 25 Oktober.

Kemudian untuk lambang Kaltara, dia mengatakan tidak terlalu banyak perubahan hanya menambah beberapa item dan memakai hasil sayembara sebelumnya.

“Untuk lambang mungkin nanti ditambah ada sungai, kemudian burung Enggang. Selain menggambarkan Kaltara ini ada hutan dan sungai juga melambangkan kearifan lokal. Nanti ada penjelasannya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik