Headline

Penutupan Layanan RSUD Tarakan Diperpanjang

Instalasi Gawat Darurat RSUD Tarakan (Sofyan/Koran Kaltara)

TARAKAN, Koran Kaltara – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan kembali memperpanjang penutupan beberapa fasilitas pelayanan. Kebijakan ini diambil setelah sejumlah karyawan terkonfirmasi positif Covid-19 yang masih bertambah. Terdapat 200-an orang tenaga kesehatan dan tenaga penunjang fasilitas kesehatan RSUD Tarakan yang terpapar Corona.

“Perpanjangan dilakukan mulai 11 sampai dengan 17 Januari 2021. Rencana awal penutupan, dari tanggal 5 sampai dengan 10 Januari 2021. Untuk dokter di Instanlasi Gawat Darurat (IGD) pun sisa 6 orang. Itu enggak cukup. Jadi, kami sarankan kepada masyarakat, kalau memang butuh pelayanan kesehatan: kalau tidak terlalu gawat, lebih baik ke pelayanan kesehatan lain,” ujar Direktur RSUD Tarakan, Muhammad Hasbi Hasyim, Minggu (10/1/2021).

Dari 200 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUD Tarakan, terdiri dari berbagai macam bidang. Ada perawat, petugas kefarmasian, dokter, dan karyawan lainnya. RSUD Tarakan memiliki tim khusus internal untuk melakukan tracing kasus, sehingga dapat bergerak cepat supaya tidak membuat semua karyawan terpapar.

“Dari hasil tracing, kalau ada yang kontak erat, langsung dilakukan pemeriksaan swab test. Jadi, dari awal kan saya sudah bilang, bahwa minggu lalu itu memang ada internal tertular dari pasien yang tadinya masuk bukan karena Covid-19, ternyata di dalam perawatan dia Covid-19. Perawat (yang menangani) awalnya sehat, akhirnya terpapar,” ungkapnya menjelaskan.

Penambahan kasus, bukan hanya terjadi karena adanya transmisi lokal, tetapi masyarakat yang kembali ke Tarakan setelah melakukan perjalanan luar kota. Mereka terpapar tanpa disadari sehingga sampai Tarakan menjadi carrier atau pembawa virus yang dapat menularkan kepada yang lain.

“Yang habis menjalankan cuti ke luar daerah, menjadi salah satu penyumbang makin banyaknya kasus di Tarakan. Oleh karena itu, tenaga kesehatan yang masih memberikan pelayanan kepada pasien, lebih disiplin dalam menggunakan APD (alat pelindung diri),” tandasnya.

Menurut Hasbi, pihaknya telah membuka rekrutmen tenaga kesehatan agar pelayanan tetap berjalan meski petugas lainnya terpapar Corona. “Untuk memudahkan pelayanan, kita buka penambahan tenaga kontrak. Kita rekrut 15 orang untuk kefarmasian, cuma hanya beberapa orang saja yang daftar. Karena banyak tenaga yang terpapar Covid-19, makanya mereka pada tidak mau,” sebut Hasbi. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Nurul Lamunsari

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah

About the author

Avatar

Koran Kaltara

1 Comment

Click here to post a comment