Headline

Penularan Didominasi Kontak Erat

CEK SUHU TUBUH - Kasus di Kaltara terus melonjak, Satgas Covid-19 Kaltara tegaskan untuk terus patuhi protokol kesehatan. (Foto: Rizqy/Koran Kaltara)
  • Covid-19 Tak Terkendali, Gugus Tugas Catat 62 Kasus Baru

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Peningkatan kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tampak tak terkendali. Hal itu ditunjukkan dari jumlah kasus yang terus mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir. Bahkan, sesuai rilis tertulis Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara Agust Suwandy, Senin (23/11/2020), Tarakan mencacatkan penambahan kasus terbanyak, yakni 59 kasus baru.

Peningkatan kasus baru di Tarakan itu pecahkan rekor penambahan terbanyak satu hari sebelumnya, Minggu (22/11/2020) di Tarakan dengan 47 kasus. Agust Suwandy membeberkan, lonjakan kasus baru yang terjadi di Tarakan bersumber dari berbagai klaster. Termasuk dua hari sebelumnya dari Klaster Rumah Sakit. Sementara 59 tambahan kasus kemarin, tampak didominasi kontak erat dan pelaku perjalanan dari luar daerah.

“Ada tambahan kasus positif baru di Tarakan sebanyak 59 orang. Selain itu, ada juga di Bulungan dua kasus dan Tana Tidung satu kasus,” sebut Agust, kemarin.

Artinya, total kasus baru di Kaltara sebanyak 62 orang. Meski disebutkan pula ada tambahan pasien yang sembuh sebanyak delapan orang di Kabupaten Bulungan. “Iya ada juga tambahan pasien sembuh dari Bulungan,” ujarnya membenarkan.

Terhadap adanya penambahan kasus baru dan tambahan pasien sembuh, kini terdapat 294 kasus aktif di Kaltara. Penyumbang terbesar dari Tarakan yang menembus angka 222 kasus. Kemudian yang kedua, Bulungan dengan 60 kasus. Menyusul Tana Tidung enam kasus, Nunukan lima kasus dan Malinau satu kasus.

“Akumulasi positif covid-19 di Kaltara sudah sebanyak 1.205 kasus. Adapun total kesembuhan sebanyak 896 dan meninggal dunia sebanyak 15 orang,” jelas Agust dalam kesimpulan rilis terbarunya.

Sementara itu, Satgas terus mengingatkan agar semua pihak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Salah satu indikator penambahan kasus karena menurunnya kesadaran dalam penerapan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Termasuk peningkatan pengawasan di kabupaten/kota perlu terus ditingkatkan.

“Kami mengharapkan agar Satgas kabupaten/kota lebih mengaktifkan pemantauan, pengawasan dan penertiban protokol kesehatan di masyarakat. Terutama tempat-tempat umum, sarana transportasi, tempat ibadah dan lain-lain,” tegasnya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah