Ekonomi Bisnis

Penjualan Ikan Meningkat Sejak Awal Ramadan

Jumlah pembeli ikan mengalami peningkatan sejak awal Ramadan. (Foto : Sahida)
  • Awal Pandemi Sempat Terpuruk

TARAKAN, Koran Kaltara Sejak awal Ramadan, penjualan ikan di pasar-pasar tradisional mengalami peningkatan cukup signifikan. Berbeda dengan tahun lalu yang masih diberlakukan lockdown, peningkatan konsumsi ikan meningkat hingga mencapai 30 persen dari hari biasanya.

Salah satu pedagang ikan di Pasar Gusher, Anas menuturkan di awal pandemi tahun lalu, penurunan penjualan ikannya hingga 50 persen. Sedangkan sejak awal Ramadan, konsumsi ikan masyarakat meningkat sehingga berdampak baik untuk para pedagang ikan.

“Pas masuk Ramadan ada meningkat penjualan ikan. Ya memang tidak sebanyak seperti sebelum adanya pandemi Covid-19. Tapi, alhamdulillah meningkat dari hari biasanya,” kata Anas, ditemui Kamis (29/4/2021).

Meski adanya peningkatan penjualan, Anas mengaku untuk harga ikan masih tetap normal seperti hari biasanya. Tidak ada kenaikan, mengingat untuk komoditi hasil perikanan ini tidak ada kelangkaan, para nelayan juga tidak menaikkan harga ikannya.

Anas mengungkapkan, biasanya ia menjual ikan kembung, ikan layang dan ikan tongkol masih di harga Rp30 ribu per kilogram. Kenaikan harga, biasanya hanya di hari tertentu, tetapi hanya berkisar Rp5 ribu hingga Rp10 ribu.

“Kalau pemicu kenaikannya juga dikarenakan stok ikannya berkurang, bukan karena ada peningkatan jumlah pembeli,” katanya dia.

Dari jenis ikan yang dijualnya ini, Anas mengaku kebanyakan berasal dari Berau, Tolitoli dan Palu, sementara untuk ikan yang diambil dari nelayan Tarakan kebanyakan ikan bandeng dan ikan mujair. Namun, seperti ikan putih, ikan kakap maupun ikan merah juga masih banyak didapati para nelayan di sekitar wilayah perairan Tarakan.

“Kalau ikan bandeng sekarang harganya mulai naik menjadi Rp18 ribu per kg, naiknya ini karena ikan ini juga diambil perusahaan, untuk harga normalnya biasa Rp12 ribu hingga Rp15 ribu per kg,” ujarnya.

Pedagang lainnya, Adi juga mengaku dengan adanya peningkatan jumlah pembeli ikan, menjadi keberkahan tersendiri bagi pedagang. Setelah tahun lalu para pedagang sempat merugi lantaran para pembeli yang sedikit, sementara ikan yang mereka dagangkan memiliki batas waktu kesegaran.

“Ya naiknya memang tidak signifikan dan lebih ramai bulan Ramadan sebelum tahun 2020. Tapi, kami berharap juga kalau keramaian ini bisa ada terus sampai di hari biasanya,” tuturnya.

Ia mengaku selama Ramadan penjualan ikan dalam sehari bisa mencapai 50 kg hingga 100 kg. Berbeda sebelum Ramadan penjualan ikan masih dibawa 50 kg setiap harinya. Namun, sebelum pandemi lebih ramai lagi, dalam sehari ia bisa menjual 200 kg hingga 300 kg.

Sama halnya dengan Sidiq, salah satu penjual di Pasar Beringin. Diakuinya, selama Ramadan ini penjualan sudah mulai membaik. “Kami berharap kondisinya bisa terus membaik dan kembali normal seperti sebelum masa pandemi,” harapnya. (*)

Reporter: Sahida
Editor: Rifat Munisa