Headline

Peningkatan Produksi Disampaikan dalam Hari Bakti Peternakan

Pemaparan – Tampak penyampaian materi dalam agenda Hari Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2020. (Foto : Agung/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Urgensi peningkatan produksi ternak, menjadi salah satu hal yang disampaikan dalam rangkaian peringatan Hari Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan tahun ini. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Utara, Wahyuni Nuzband, Rabu (23/9/2020).

Dijelaskan Wahyuni, peningkatan produksi ternak menjadi hal penting untuk Kaltara saat ini. Mengingat, neraca penjualan produk ternak masih mengalami defisit. Permintaan masyarakat lebih tinggi dibandingkan ketersediaan lokal. “Dari sisi ekonomi, peningkatan produksi sangat potensial bagi peternak. Karena permintaan di pasar sangat tinggi. Jadi potensi keuntungan yang bisa didapat besar,” kata Wahyuni.

Secara umum, DPKP Kaltara telah melaksanakan sejumlah program dan kegiatan untuk mendukung produksi ternak di Kaltara. Seperti Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan) dalam bentuk kegiatan kawin suntik dan intensifikasi kawin alam.

Kemudian ada pengendalian dan pengawasan pemotongan betina produktif, penanganan dan penanggulangan penyakit gangguan reproduksi, Asuransi Usaha Ternak Sapi dan Kerbau (AUTS/K) bersubsidi, penanaman hijauan pakan ternak dan beberapa program lainnya.

“Melalui program-program tersebut, kami bertujuan mendukung ketahanan pangan daerah. Ini sesuai dengan visi misi Bapak Gubernur yang menghendaki kemandirian pangan di Kaltara,” ujar Wahyuni.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan DPKP Kaltara, Desi Toding mengatakan, peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan tahun ini berada di Desa Tanah Kuning – Kabupaten Bulungan. Beberapa kegiatan diselenggarakan dalam acara tersebut.

“Selain penyampaian materi kepada masyarakat yang hadir, kita juga melakukan pelayanan kesehatan hewan di sana, mendeklarasikan gerakan makan telur dan minum susu, demo memasak produk peternakan, pasar murah dan beberapa lainnya,” kata Desi.

Khusus di Desa Tanah Kuning, komoditi ternak yang potensial dikembangkan adalah sapi. Sehingga diharapkan ada tren peningkatan produksi yang signifikan dan berkelanjutan. “Komoditi sapi di sana lumayan bagus dan banyak dikembangkan peternak. Jadi kita harap bisa menjadi salah satu sentra produksi ke depannya,” ujar Desi.(*)

Reporter: Agung Riyanto
Editor: Nurul Lamunsari

 

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah