Malinau

Pengerjaan Laboratorium PCR RSUD Malinau Segera Dimulai

drg Ni Putu Ria Citrawati

MALINAU, Koran Kaltara –  Dalam waktu dekat ini, pengerjaan laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) di RSUD Malinau akan segera dimulai. Pengerjaannya diestimasikan selama 45 hari kerja.

Dirut RSUD Malinau drg. Ni Putu Ria Citrawati Sp Perio menjelaskan, secara administrasi sudah mendapatkan persetujuan dari pemerintah daerah. Bahkan sudah terlaksana dengan baik.

“Pekan lalu, kita sudah mempresentasikan administrasinya,” ujar Ria kepada Koran Kaltara saat ditemui di Kantor Bupati Malinau, Kamis (22/7/2021).

Pekan depan, kata dia, tim pelaksana atau pihak ketiga akan segera tiba di Malinau untuk melaksanakan pengerjaan pembangunan laboratorium PCR tersebut.

“Mungkin minggu-minggu ini, tim (pihak ketiga) dari Samarinda akan tiba di Malinau. Mereka akan membawa perlengkapan alat yang diperlukan. Namun estimasi pengerjaan selama 45 hari maksimal,” jelasnya.

Ria memastikan, sebelum tim pengerjaan laboratorium PCR tiba di Malinau, mereka akan terlebih dahulu dilakukan swab PCR.

“Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, kita sudah mengantisipasinya. Saat masuk ke Malinau dan ke RSUD, mereka diwajibkan menggunakan swab PCR,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, apabila salah seorang tenaga pekerjanya dinyatakan positif rapid antigen atau positif swab PCR, maka pihak ketiga harus memiliki cadangan tenaga kerja.

“Paling tidak, kita akan menyiapkan tenaga lokal, kalau memang terjadi ada yang reaktif. Tapi kita doakan mudah-mudahan dalam kondisi sehat dan pengerjaan bisa dimulai,” jelasnya.

Ria mengatakan ada beberapa teknis pengerjaan laboratorium PCR  harus direnovasi terlebih dahulu.

Sebab, laboratorium PCR ini berdekatan dengan laboratorium reguler, seperti ruang laboratorium hematologi dan analisis.

“Posisi laboratorium PCR itu berdekatan  dengan laboratorium reguler lainnya. Jadi nanti teknisnya akan ada penyekatan dan alur lintas yang bergeser, agar pelayanan reguler tidak terganggu,” ungkapnya.

Menurut dia, alur pelayanan pagi hari memang melintasi ruang  poli maupun ruang rawat inap yang menghubungkan laboratorium reguler tersebut.

“Kemungkinan pihak ketiga bekerja ketika pelayanan agak sepi. Dan pengerjaannya akan dikebut siang dan malam,” jelasnya.

Dia optimistis pengerjaan laboratorium PCR selama 45 hari akan rampung secepatnya.

“Kemungkinan bulan depan,  kita sudah memiliki laboratorium PCR. Apalagi alat PCR sudah ada di Dinkes,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA: Gedung Laboratorium PCR RSUD Malinau Masih Proses

Reporter: Sollaimansyah
Editor: Sobirin