Bulungan

Penganggaran Perbaikan Jalan Masih Terkendala Status

Pembangunan jalan, salah satunya akses jalan Meranti - Bulu Perindu terus dimaksimalkan. (Foto : Nurjannah/Koran Kaltara)
  • Bupati Tegaskan Komitmen untuk Berupaya Melakukan Perbaikan

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pemkab Bulungan dalam beberapa waktu terakhir telah melakukan pendataan insfrastruktur, utamanya jalan dan jembatan di wilayah ini. Demikian dilakukan karena mengingat sejumlah ruas jalan di wilayah Bulungan belum sepenuhnya masuk SK status jalan kabupaten. Sehingga selain keterbatasan anggaran, kegiatan pembangunan infrastruktur itu juga, tidak bisa dianggarkan melalui APBN maupun DAK.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, sebelumnya sebagian ruas jalan milik Pemkab Bulungan sudah dihibahkan ke provinsi. Namun, dalam perjalannya dikembalikan lagi ke kabupaten, kecuali Jalan Durian.

“Status aset yang dikembalikan ini belum bisa dimasukkan dalam SK status jalan kabupaten. Karena, berdasarkan regulasi pengalihan baru bisa dilakukan setelah dilaksanakan revisi per lima tahun,” ujarnya.

Ia mengakui, karena itu, untuk sekarang ini pihaknya belum bisa mengusulkan anggaran melalui APBN maupun DAK. Mengapa demikian? Syarwani menjelaskan persyaratannya ruas jalan wajib berstatus jalan kabupaten. Selama belum menjadi aset kabupaten, maka tidak bisa diusulkan.

Kendati demikian, Pemkab Bulugan akan tetap berkomitmen untuk melakukan perbaikan, peningkatan dan pemeliharaan jalan. Termasuk pembangunan jalan baru.

“Kami akan terus berkomitmen untuk membangun, melalui APBD maupun lewat bantuan provinsi,” kata Syarwani.

Sementara itu, khusus untuk ruas jalan yang dikembalikan dari provisi ke kabupaten akan dikoordinasikan dengan Gubernur Kaltara, termasuk ruas jalan penghubung dari Kecamatan Tanjung Selor sampai Desa Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur dan jalan penghubung dari Desa Gunung Seriang, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan hinga ke  Kecamatan Peso.

“Kita menyadari bahwa sekarang ini infrastruktur masyarakat belum maksimal. Ya hal ini juga karena masih minimnya anggaran yang dimiliki daerah,” ungkap Bupati.

Dalam hal ini pihaknya berharap agar ada solusi yang cepat dalam memenuhi infrastruktur, baik melalui peran Pemprov Kaltara maupun pemerintah pusat. Sehingga ruas jalan yang ada sekarang ini bisa ditingkatkan.

Bukan hanya itu, sejauh ini Pemkab Bulungan juga memaksimalkan peran pihak swasta untuk melakukan perbaikan beberapa ruas jalan khususnya menuju Tanjung Palas Timur.

“Kami juga apresiasi adanya peran swasta untuk melakukan perbaikan minimal bisa digunakan masyarakat, seperti yang di Tanjung Palas Timur begitupun juga di Klubir. Alhamdulillah sudah bisa dilewati, itu memang harapan kita, agar perusahaan bisa juga proaktif,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan, H Fakhrudin menambahkan, pada tahun 2015 lalu ada beberapa ruas jalan kabupaten yang dialih ke provinsi. Namun, pada tahun 2018 dikembalikan lagi ke kabupaten.

“Ruas jalan yang dikembalikan ini tidak bisa langsung dimasukan ke SK jalan kabupaten. Sebab, sesuai aturan pengalihan baru bisa dilakukan setelah ada revisi jalan nasional dan jalan provinsi. Kalau sudah direvisi baru bisa masuk ke dalam SK jalan kabupaten. Sekarang ini proses revisi sedang dilakukan,” tandasnya. (*)

Reporter: Nurjannah
Editor: Eddy Nugroho

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah