Headline

Penertiban Aset, Bagian dari Pencegahan Korupsi

JUMPA PERS - Ketua KPK Firli Bahuri (tengah) dan Pjs Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi (kanan) saat memberikan keterangan kepada media, Kamis (26/11/2020). (Foto: Rizqy/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Ketua  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol Firli Bahuri dalam lawatannya ke Kaltara turut memberikan dorongan terhadap penertiban aset. Ia mengatakan bahwa penertiban aset merupakan bagian dari pencegahan tindak pidana korupsi.

Setiap aset, baik milik daerah, BUMN, BUMD dan masyarakat, harus memiliki kejelasan status. Dengan demikian, tidak terjadi tumpang tindih, sengketa dan masalah lainnya yang berpotensi terjadi penyelewengan.

“Maka hari ini (kemarin) secara terintegrasi mulai lakukan penertiban aset, sertifikasi lahan dengan terbuka sehingga tidak ada celah terjadinya korupsi. Lakukan penyelamatan aset dan penertiban aset dan bagaimana meningkatkan optimalisasi PAD (pendapatan asli daerah). Penertiban aset ini harus ada kerja sama dengan Kemendagri, gubernur dan para bupati dan wali kota, termasuk ATR/BPN,” katanya dalam jumpa pers, Kamis (26/11).

Di hadapan Ketua KPK, sejumlah aset daerah ditertibkan, tidak terkecuali adanya pelimpahan aset dari kabupaten ke provinsi. Yakni aset milik Pemkab Nunukan berupa pelabuhan Liem How Djung Nunukan diserahkan kepada Pemprov Kaltara.

Menanggapi persoalan aset tersebut, Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi menegaskan, pihaknya akan terus melakukan manajemen kepemilikan aset. Komitmen itu dibangun bersama dengan kepala daerah lainnya di Kaltara, agar aset tersebut terpelihara dan dikelola dengan baik sehingga dapat meningkatkan PAD.

“Soal aset, tentu kita berkomitmen untuk terus melakukan penertiban aset. Sehingga kemudian, kepemilikan aset yang ada lebih jelas dan dikelola dengan lebih baik,” ujar Teguh. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah