Ekonomi Bisnis

Penerima Pupuk Subsidi Hanya Lahan Tambak di Bawah 1 Hektare

Lokasi pertambakan di wilayah Kaltara, masih minim bantuan dari pemerintah. (Foto : Sahida)

TARAKAN, Koran Kaltara – Bantuan pupuk subsidi untuk petani tambak di Tarakan, hanya diperuntukkan petani yang memiliki lahan tambak di bawah 1 hektare. Bantuan pupuk subsidi ini melalui Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan di setiap kabupaten kota.

Khusus di Tarakan, banyak petani tambak yang sudah memiliki lahan tambak di atas 1 hektare sehingga penerimanya pun berkurang.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Tarakan, Elang Buana menuturkan penerima pupuk subsidi untuk petani tambak terbatas.

“Tanah yang tergenangi air untuk tambak hanya mencakup 1 hektare ke bawah. Kalau di atas 1 hektare sudah matang dan tidak perlu disubsidi,“ katanya.

Masyarakat Tarakan yang memiliki lahan tambak di wilayah Bulungan atau Tana Tidung maupun wilayah lain di Kaltara juga bisa mengajukan permohonan subsidi ke dinas terkait di Tarakan.

“Bantuannya untuk warga sesuai domisilinya. Kalau domisili di Tarakan, ya ajukan ke dinas terkait di Tarakan,“ imbuhnya.

Masyarakat yang hendak mengajukan, harus terdata di kelompok tani. Kemudian kelompok tani yang mengajukan ke Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan di kabupaten kotanya.

Namun, diakuinya di Tarakan hanya sedikit petani tambak yang masuk dalam kelompok tani. Bahkan, jumlah kelompok tani untuk petani tambak ini juga sedikit dan terbatas. Berbeda dengan petani di daratan yang sudah terdata dalam kelompok tani, dengan jumlah ratusan kelompok tani.

“Ada berapa ton yang tidak ditebus untuk petani tambak. Ternyata yang mengurus ini ada pekerjaan di Berau. Kan memang ada tim distribusi yang hanya tahu, pengecernya itu,“ ungkapnya.

Karena tidak ditebus, akhirnya hilang dan dialihkan ke tempat lain. Nanti, untuk tahun depan kelompok taninya bisa mengajukan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), untuk permohonan pupuk subsidi.

“Tapi rata-rata petani tambak di Tarakan memiliki lahan di atas 1 hektare,“ ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tarakan, Nurhasan saat dikonfirmasi menuturkan tidak ada subsidi untuk pupuk yang digunakan petambak, melainkan pupuk pertanian yang dialihkan ke petambak. “Kalau petani yang murni mendapatkan pupuk subsidi itu tidak ada,“ katanya. (*)

Reporter: Sahida

Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendadak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah