Ekonomi Bisnis

Penerapan Tiket Speedboat Online Tertunda Lagi

Speedboat di Pelabuhan Tengkayu Tarakan. (Dok. Koran Kaltara)

TARAKAN, Koran Kaltara – Peluncuran aplikasi e-Ticketing di Pelabuhan Tengkayu I Taraķan kembali tertunda. Perbaikan yang menjadi kendala peluncuran aplikasi penjualan tiket speedboat reguler secara online, masih belum selesai.

Pihak pengembang harus menambah waktu penyelesaian perbaikan. “Ada beberapa perbaikan lagi, untuk sistem dalam aplikasi e-Ticketing ini,” kata pengembang aplikasi Speed Online Kaltara, Rury A Sururie, dikonfirmasi Selasa (17/11/2020).

Diakuinya, kendala yang saat ini masih pada pengerjaan sistem. Salah satunya, tentang map kursi di agen karena harus dinamis. Ia menyebutkan, dalam setiap masing-masing agen speedboatnya berbeda-beda, sehingga membuat pengerjaan sistem cukup sulit.

Setelah kendala ini diselesaikan, Rury mengungkapkan pihaknya masih akan melakukan pengujian lagi, berupa simulasi pada satu ada dua keberangkatan speedboat reguler. Ia pun memperkirakan, aplikasi ini baru bisa beroperasi awal tahun depan.

“Perlu kami jelaskan, mengapa target kita untuk menyelesaikan aplikasi ini mundur terus. Karena, memang kita harus membuatnya dari versi awal lagi. Waktu kita memberikan persentasi tentang aplikasi, ada masukan-masukan dari teman-teman Gapasdap dan Dishub, sehingga kita harus merombak lagi aplikasinya,” tuturnya.

Ketua DPD Gapasdap Kaltara, Sabar sebelum ini juga memberikan apresiasi dan dukungannya untuk penerapan penerapan penjualan tiket secara online. Ia menilai, pembelian tiket secara online ini sebagai upaya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi calon penumpang speedboat.

Sabar pun mensuport penjualan tiket online ini, dengan model penerapan sama dengan pembelian tiket pesawat. “Jadi penumpang tidak lagi perlu harus mengantre tiket. Cukup memperlihatkan bukti pembelian tiket secara online sudah bisa menaiki speedboat,” kata dia.

Terpisah, Kepala Bidang Laut dan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Dishub Kaltara, Datu Iman Suramenggala menambahkan, penerapan penjualan tiket secara online bisa menjadi salah satu solusi penumpukan orang di terminal.

“Apalagi situasi saat ini tengah pandemi Covid-19. Jadi, dengan adanya penerapan penjualan tiket secara online dapat membantu mengurangi potensi penyebaran Covid-19. Tidak ada lagi penumpukan penumpang di pelabuhan, khususnya penjualan tiket,” ungkapnya.

Selain itu, tidak ada lagi transaksi langsung yang dilakukan dan bisa mendukung upaya pemerintah, dalam hal memutus rantai penyebaran covid-19 di Indonesia. Penerapan tiket online ini juga sebenarnya kerjasama antara pelaku usaha speedboat dengan penyedia aplikasi.

“Posisi kami ini hanya berdiri di tengah membantu dan memfasilitasi, berkaitan dengan kebijakannya nantinya,” kata dia. (*)

Reporter: Sahida
Editor: Eddy Nugroho

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah