Headline

Penerapan PPKM Belum Maksimal

Bupati Bulungan, Syarwani, saat meninjau langsung pelaksanaan vaksin covid-19 di Makodim 0903/BUL, Senin (2/8/2021). (Foto : Nurjannah)
  • Perpanjangan di Bulungan Menunggu Arahan Pusat

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Bulungan, berakhir pada Senin (2/8/2021). Kebijakan selanjutnya, apakah diperpanjang atau tidak, Pemkab Bulungan masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima informasi secara resmi dari pemerintah pusat terkait kelanjutan PPKM. Ia menegaskan secara nasional, daerah akan mengikuti apa yang sudah diinstruksikan Presiden maupun Mendagri, menyangkut PPKM di Bumi Tenguyun.

“Kalau yang sebelumnya, hari ini (Senin, 2/8/2021) terakhir PPKM level 4 diterapkan di Bulungan. Sementara, kita masih menunggu. Karena sampai saat ini belum ada arahan lebih lanjut terkait PPKM,” ujar Syarwani, ditemui usai memantau pelaksanaan vaksin di Makodim 0903/BUL, Senin (2/8/2021)

Sejauh ini ia tak menampik, efektivitas penerapan PPKM memang masih perlu dimaksimalkan. Salah satunya dengan melihat perkembangan kasus aktif Covid-19 yang terus meningkat. Pemkab berharap adanya evaluasi dari pelaksanaan PPKM, sehingga penerapannya bisa berjalan sesuai dengan target pemerintah.

“Kalau dikatakan belum maksimal, saya mengakui itu. Sebab, angka kasus konfirmasi positif Covid-19 sampai saat ini masih cukup tinggi,” jelasnya.

Menurutnya, perkembangan kasus saat ini di Bulungan sudah terjadi penularan melalui transmisi lokal. Bahkan, sudah masuk klaster keluarga.

“Ini juga menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Bulungan yang sedang menjalani isolasi mandiri agar disiplin protokol kesehatan (prokes),” imbaunya.

Bagi pasien yang menjalani siolasi mandiri, bisa menghubungi keluarga terdekat atau petugas Satgas terdekat jika ada kebutuhan di luar rumah. Bila semua masyarakat disiplin, Syarwani meyakini angka kasus aktif  Covid-19 di Bulungan dapat ditekan.

“Iya, kalau memang masih menjalani isolasi mandiri di rumah jangan beraktivitas di luar,” harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan, Imam Sujono menyampaikan, sejak awal pasien isolasi mandiri memang berisiko tinggi menularkan. Sebab, banyak yang tidak disiplin, dan abai terhadap protokol kesehatan maupun anjuran pemerintah dan satgas.

“Memang lebih maksimal kalau terpusat di pos karantina, karena diawasi petugas. Saat ini kita juga tetap maksimalkan itu,” sebut Imam Sujono. (*)

Reporter: Nurjannah
Editor: Nurul Lamunsari