Malinau

Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK Diperpanjang

Peserta CPNS 2019 saat menjalani kompetensi dasar dengan pemeriksaan suhu tubuh di Bandiklat tahun 2020 lalu. (foto: Sollaimansyah)

MALINAU, Koran Kaltara – Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Malinau, Marson R Langup menyampaikan, bahwa jumlah pelamar CPNS 2021 sebanyak 55 orang dan PPPK 300 orang lebih.

“Jumlah yang melamar akan memperebutkan empat formasi CPNS dan 290 formasi PPPK,” ujar Marson kepada Koran Kaltara diruang kerjanya, Kamis (22/7/2021) lalu.

Sebenarnya, kata dia,  pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 telah berakhir pada 22 Juli 2021.

Namun, keluar edaran dari Kemenpan RB untuk perpanjangan waktu pendaftaran sampai 26 Juli.

“Dengan perpanjangan waktu itu, maka bagi yang belum melengkapi persyaratan masih bisa mendaftarkan diri. Karena masih ada perpanjangan waktu,” ungkapnya.

Menurut dia, perpanjangan pendaftaran ini sangat membantu pelamar dari pedalaman dan perbatasan. Sebab, mereka mengalami kendala saat proses pendaftaran, terutama persoalan jaringan.

“Ditambah lagi sistem online. Jadi dengan perpanjangan waktu ini, tentu bisa membantu peserta yang ingin melamar, ” katanya.

Dia menyampaikan, bahwa pihaknya telah mempersiapkan teknis pelaksanaannya.

“Di Malinau, kita sudah tersedia sebanyak 55 komputer. Jadi 50 unit difungsikan untuk CAT dan lima unitnya cadangan untuk CPNS 4 formasi ini,” katanya.

Sementara, kata dia, untuk seleksi kompetensi formasi PPPK tenaga guru akan menggunakan komputer UNBK.

“Jadi untuk formasi PPPK akan menggunakan komputer UNBK. Namun sistem dan mekanismenya akan diatur lagi,” jelasnya.

Dia belum bisa memastikan dari seluruh yang melamar di empat formasi CPNS merupakan putra-putri Malinau.

“Karena memang formasi CPNS 2021 kita sangat sedikit. Informasinya anak-anak di Malinau juga banyak melamar di luar daerah,  seperti Tarakan, Bulungan, KTT dan Nunukan. Apalagi daftarnya secara online,” ungkapnya.

Sedangkan untuk PPPK tenaga guru, kata dia, tentu peserta tenaga guru yang sudah terdaftar di Dapodik Dinas Pendidikan dan Kemendikbud.

“Jadi yang mereka mengatur. Teknisnya memang kita saling bekerja sama. Jadi kita membackup Dinas Pendidikan dalam hal penerimaan PPPK, ” tutur dia.

Sementara terkait teknis tes CPNS, dimungkinkan tatap muka. “Sama dengan tahun lalu, akan tatap muka. Tapi kita masih menunggu petunjuk teknis dulu dari Satgas Covid-19, untuk tes kompetensi baik SKD dan lainnya,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA: Penerimaan CPNS Dibuka di Malinau

Reporter: Sollaimansyah
Editor: Sobirin

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment