Hukum Kriminal

Pencuri Rp274 Juta Tertangkap, Uang Digunakan untuk Judi Online

Kapolsek Tarakan Utara Iptu Kistaya menunjukkan barang bukti berserta tersangka pencurian. (Foto: Ariyanto)

TARAKAN, Koran Kaltara – Pelaku pencurian uang senilai Rp274 juta, RM1.000, dua handphone dan tiga kartu ATM, ditangkap jajaran Polsek Tarakan Utara, 28 Februari lalu. Kasus pencurian itu sendiri terjadi pada 16 Februari.

Kepada polisi, pelaku mengaku sebagian uang hasil curian digunakan untuk judi online, membeli ban mobil baru, dan ditransfer ke rekening keluarga.

Sementara korbanya adalah tetangga pelaku atas nama (inisial) EL, warga Jalan Pulau Aji Iskandar, Kelurahan Juata Laut.

Kapolsek Tarakan Utara, Iptu Kistaya mengungkapkan, kejadian pencurian berat tersebut terjadi pada 16 Februari 2021 dan pelaku berhasil ditangkap oleh personel Polsek Tarakan Utara pada tanggal 28 Februari 2021.

“Kronolis kejadian, pelaku MN pada tanggal 16 Februari sekitar pukul 22.30 Wita masuk ke dalam halaman rumah EL (korban) yang kebetulan tetangga. Pelaku masuk lewat pintu pagar depan dan bersembunyi di taman bunga samping tempat tidur (kamar) korban,” ungkapnya, Senin (8/3/2021).

Kemudian, sekitar pukul 23.00 Wita korban bersama istrinya pulang dan masuk ke dalam rumah. Pelaku yang masih berada di halaman rumah korban, melihat keduanya membawa tas jinjing yang diletakkan dalam kamar.

Saat EL (suami) sedang memarkir mobil, pelaku langsung masuk ke rumah dan mengambil dua buah tas tersebut kemudian keluar.

“Pelaku kembali bersembunyi di tempat semula, kemudian loncat pagar dan kembali ke rumahnya. Saat di perjalanan,  pelaku membuka tas dan melihat isinya ada uang dan HP. Selanjutnya, sebelum sampai rumah, seluruh isi dari tas dipindahkan ke dalam kresek,” katanya.

Tidak lama, pelaku keluar rumah menggunakan mobil jenis Honda HR-V warna merah untuk membuang tas curian dan selanjutnya mengambil uang di ATM.

“Kebetulan ATM yang dicurinya tadi ada tertempel nomor PIN. Pelaku mengambil uang di tiga ATM berbeda, yakni ATM depan Bataylon 613, ATM S-Smart, dan STM. Karena limit pengambilan hanya Rp10 juta diperkirakan uang yang diambil dari ATM saat itu Rp30 juta,” ujarnya.

Bedasarkan keterangan saksi dan barang bukti serta pihak-pihak bank dimana pelaku mengambil uang di ATM, EL berhasil ditangkap pada tanggal 28 Februari beserta barang bukti berupa uang hasil curian, uang ringgit, uang real dan hasil penukaran uang di salah satu penukaran uang, HP dan kartu ATM korban.

“Kita juga mengamankan barang bukti ban mobil baru sebanyak empat buah beserta velgnya dan mobil warna merah Honda HR-V yang digunakan pelaku,” sambungnya.

Kapolsek menambahkan, pelaku merupakan petambak dan mobil warna merah merupakan miliknya meski atas nama istri. Sementara korban merupakan pengusaha sembako di Kelurahan Juata Laut. (*)

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik

Mari Cegah Covid-19 dengan 5 M:

– Memakai masker
– Mencuci tangan
– Menjaga jarak
– Menghindari kerumunan
– Mengurangi mobilitas