Advertorial

Pemprov Siap Hibahkan Lahan untuk Kejati Kaltara

DUKUNGAN: Gubernur Irianto bersama Jaksa Agung. (Istimewa)
  • Bersama Jaksa Agung, Gubernur Hadiri Groundbreaking Pembangunan Kantor Kejati Kaltim

SAMARINDA – Di usianya yang sudah menginjak tujuh tahun, Kalimantan Utara (Kaltara) berakselarasi dengan pemenuhan instansi pemerintahan. Selain dalam level pemerintah daerah daerah, Pemprov Kaltara juga memberikan dukungan penuh terhadap instansi vertikal. Termasuk bagi lembaga negara untuk memperkuat penegakan hukum, seperti Kejaksaan Tinggi (Kejati).

Satu per satu instansi pemerintah pusat di daerah sudah terisi. Dukungan konkret Pemprov Kaltara dengan menyiapkan lahan untuk dihibahkan ke Kejaksaan Agung. Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, lokasi itu untuk Kompleks Gedung Kantor Kejati Kaltara yang berada di pusat pemerintahan di Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor.

Demikian disampaikan Gubernur saat menghadiri acara groundbreaking pembangunan Kantor Kejati Kaltim oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin di Samarinda, Kaltim, Jumat (7/8).

Irianto hadir dalam acara tersebut berasama Gubernur Kaltim, Isran Noor, serta sejumlah pejabat di Kaltim dan Kaltara. Sementara turut mendampingi Jaksa Agung, ada Jaksa Agung Muda bidang Pembinaan (JAM-Bin) Bambang Sugeng Rukmono dan Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim Deden Riki Hayatul Firman.

“Jika gedung Kantor Kejati sudah terbangun, maka akan mendukung segera terbentuk kelembagaannya,” kata Irianto, berkaitan dengan rencana hibah lahan untuk Kantor Kejati Kaltara.
Usulan dibentuknya Kejati Kaltara disampaikan Gubernur kepada Jaksa Agung juga dengan JAM-Bin. “Sebelumnya saat bertemu langsung di Jakarta sudah saya sampaikan, dan tadi kembali saya sampaikan. Ini sebagai dukungan, sekaligus dorongan pemerintah daerah terhadap terbentuknya Kejaksaan Tinggi di Kaltara,” ujarnya.

Sementara itu, Kajati Kaltim, Deden Riki Hayatul Firman mengungkapkan, pembangunan gedung Kejati Kaltim sudah direncanakan sejak lama. Gedung yang memiliki delapan lantai diperkirakan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp133 miliar. Pembangunan gedung ini berasal dari hibah Pemerintah Provinsi Kaltim.

Dari pembangunan gedung tersebut, jelasnya, dianggarkan dua kali. Tahun anggaran 2020, Pemerintah Provinsi Kaltim menganggarkan pembangunan gedung senilai Rp 34 miliar. Kemudian pembayaran kedua dilakukan di tahun anggaran tahun 2021 senilaiRp 98 miliar.

Dalam sambutannya, Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan apresiasinya atas dukungan pemerintah daerah dalam pembangunan kantor tersebut. Menurutnya, fasilitas tersebut kian menguatkan kinerja Kajati Kaltim dalam sistem penegakan hukum di daerah. Apalagi cakupannya dua provinsi, di mana Kajati Kaltim juga membawahi Kalimantan Utara. “Sehingga kita harus fokus agar penegkkan hukum di daerah dapat berjalan maksimal,” kata Jaksa Agung singkat. (adv/rul)

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah