Headline

Pemkot Hibahkan 35 Aset

Wali kota Tarakan Khairul menandatangani surat hibah aset (Istimewa)

TARAKAN, Koran Kaltara – Pemerintah Kota Tarakan telah menghibahkan 35 aset kepada lembaga maupun instansi pemerintah, yang selama ini digunakan sebagai fasilitas perkantoran maupun sarana dan prasarana untuk pelayanan kepada masyarakat. Hibah aset ini juga sebagai saran dari Badan Pengawas Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Utara, sebagai salah satu tertib administrasi.

Bertempat di gedung serbaguna balaikota, Wali Kota Tarakan Khairul menyerahkan secara simbolis kepada perwakilan instansi. Terdapat 24 bangunan dan 11 persil tanah yang diserahkan. Hibah aset ini rata-rata telah diberikan sejak 2001, tetapi baru secara lisan, meski lahan telah digunakan. Namun mulai Kamis (30/7), bangunan dan lahan yang sudah digunakan tersebut menjadi hak milik.

“Polsek Tarakan Utara, paling lama, sejak 2001, baru (sekarang) kita serahkan secara resmi. Tanah RRI juga awalnya milik kita tetapi sejak 2003 sudah digunakan, dan hari ini sudah diserahkan. Dengan demikian, sudah bersih dan selesai secara administrasi,” ujar Wali Kota Tarakan, Khairul di sela acara.

Meskipun sudah menyerahkan 35 aset, tetapi masih ada beberapa yang masih dalam proses penyerahan. Seperti Lantamal XIII Tarakan, SMA, dan beberapa aset lainnya. Untuk lahan Lantamal XIII masih terdapat beberapa hal yang harus diselesaikan. Sedangkan untuk aset SMA, dalam proses penyerahan ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

“Masih ada sekitar 5 aset di luar sekolah yang masih dalam tahap penyerahan. yang pertama Lantamal XIII, Satradar masih terkendala soal luasan yang berbeda, Kejaksaan Negeri, pagar bandara Juwata, dan beberapa instansi lainnya. Sebagian besar masih melakukan klarifikasi ke pusat karena terjadi pergantian pejabat dan ini sudah lama. Fisik bangunannya juga sudah ada, tapi masih ada yang takut-takut,” bebernya.

Lebih lanjut dikatakan Khairul, bahwa kebijakan ini sebagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan aset yang selama ini menjadi tugas Pemkot Tarakan. Apalagi aset yang sudah diserahkan sebagian besar telah dimanfaatkan oleh berbagai instansi.

Dengan penertiban aset ini, diharapkan pemanfaatan bisa lebih optimal. “Mudah-mudahan pengelolaan aset setelah ini menjadi lebih baik. Beberapa catatan yang perlu diperhatikan, ada beberapa lahan yang telah diserahkan namun belum dimanfaatkan secara baik. Saya meminta agar lahan yang ada dapat dioptimalkan demi pelayanan publik,” tegas Wali Kota.

Menurut orang nomor satu di Tarakan ini, jangan sampai lahan yang ada dijadikan cadangan tanah atau land bank. Pemkot sebelum menghibahkan juga memastikan dulu agar lahan ini dimanfaatkan. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa

Editor: Nurul Lamunsari

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah