Tarakan

Pemkot akan Usulkan PPPK dengan Syarat Guru Honor Membuat Surat Pernyataan

Wali Kota Tarakan, Khairul

TARAKAN, Koran Kaltara – Pemerintah Kota Tarakan memberikan opsi akan mengusulkan pembukaan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 namun dengan syarat.

Wali Kota Tarakan Khairul mengatakan, syarat tersebut adalah guru honor sekolah negeri harus membuat surat pernyataan siap dibuka formasinya dan siap tidak kembali bekerja jika tidak lolos seleksi PPPK.

“Kita berikan solusi dimana Disdik segera dan membuat surat pernyataan yang disampaikan kepada seluruh guru honor yang mau formasinya dibuka,” terang Khairul usai menggelar rapat bersama forum guru honor dan SKPD terkait, Senin (18/1/2021).

Khairul mencontohkan, misalnya formasi guru kelas SD, guru honor membuat surat pernyataan, bahwa yang bersangkutan siap jika nanti tidak lulus, maka posisinya digantikan orang lain serta harus siap tidak menjadi guru honor.

Kemudian, sesuai syarat tidak hanya guru sekolah negeri, guru sekolah swasta juga dapat mengikuti seleksi PPPK. Diketahui, jumlah guru honor sekolah negeri yang memenuhi syarat sebanyak 425 orang dan swasta sebanyak 475 orang.

BACA JUGA: Dari 1.282 Guru Honor, Hanya 903 yang Layak Ikut Seleksi PPPK

Solusi ini diberikan, lantaran sampai saat ini belum ada surat resmi bahwa anggaran yang digunakan untuk gaji guru PPPK dari APBN. Surat terakhir dari Menpan RB menyebutkan, kepala daerah yang mengusulkan PPPK harus membuat surat pernyataan siap untuk memberikan gaji.

“Karena belum ada surat resmi yang kita pegang, maka kita tawarkan opsi ini. Selama ini kita juga telah mengalokasi anggaran untuk gaji guru honor Rp15 miliar melalui Disdik ditambah dana BOS sebesar Rp6 miliar sehingga total Rp21 miliar,” tuturnya.

Wali kota mengatakan, anggaran Rp21 miliar tersebut yang akan digunakan untuk menggaji guru PPPK. Kalaupun harus menambah dari APBD, tidak akan terlalu banyak.

“Surat dari pusat itu datang pada tanggal 23 November 2020 terkait rekrutmen PPPK dan APBD kita sudah close di 30 September sudah disahkan sesuai dengan amanat Kemendagri,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik

Mari cegah penyebaran Covid-19 dengan 5 M;

  • Memakai masker
  • Mencuci tangan
  • Menjaga jarak
  • Mengurangi mobilitas dan interaksi
  • Menghindari kerumunan