Nunukan

Pemkab Nunukan Harap Peserta Bisa Lulus Semua

Sejumlah peserta yang sebelumnya menjalani tes SKD di Kantor Bupati Nunukan, bulan lalu. (foto: Koran Kaltara/Asrin)
NUNUKAN, Koran Kaltara - Sesuai jadwal, Pemkab Nunukan akhirnya menggelar tahapan Seleksi Kompentesi Bidang (SKB) bagi Calon  Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Bupati Nunukan lantai II, Senin (10/12/2018) pagi. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nunukan, Sabri mengatakan sebanyak 345 perserta akan menjalani tes.  Di mana 345 akan dibagikan tujuh…

NUNUKAN, Koran Kaltara – Sesuai jadwal, Pemkab Nunukan akhirnya menggelar tahapan Seleksi Kompentesi Bidang (SKB) bagi Calon  Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Bupati Nunukan lantai II, Senin (10/12/2018) pagi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nunukan, Sabri mengatakan sebanyak 345 perserta akan menjalani tes.  Di mana 345 akan dibagikan tujuh sesi. Yakni, hari pertama sebanyak 3 sesi dan hari kedua sebanyak 4 sesi.

“Jadi dalam sesi ini ada 50 orang dengan masing masing bidangnya,” terangnya kepada Koran Kaltara, Senin (10/12/2018).

Menurutnya, seleksi SKB  masih sama dengan tahap SKD, dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).  Peserta yang memiliki nilai tertinggi dari batas nilai yang ditetapkan akan dinyatakan lulus. Sebab, tes SKB ini merupakan penentu bagi peserta yang akan lulus atau tidak.

“Ini tahapan yang terakhir tidak ada lagi setelah ini. Karena langsung akan keluar kelulusan,” kata dia.

Dia mengatakan, sebanyak 321 diambil dari perangkingan. Sebab, 24 orang merupakan peserta yang lulus dan mendapatkan passing grade tes SKD bulan lalu.

“Jadi sisa nya diambil dari perangkingan yang tidak lulus passing grade SKD kemarin,” bebernya.

Menurut dia, pemberlakukan sistem perangkingan, karena sejumlah daerah terancam tidak memenuhi kouta,  lantaran nilai passing grade terlalu tinggi. Sehingga pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara (Permenpan) Nomor 61/2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil Dalam Seleksi CPNS tahun 2018.

“Jadi ini aturan baru itu untuk menekan jumlah kouta yang tidak memenuhi. Kita harapkan dengan adanya aturan ini,  peserta bisa lulus semua tanpa SKB nanti,” kata dia.

Diketahui, pada tes SKD bulan lalu, banyak peserta tidak mendapatkan passing grade untuk mengikuti tes SKB. Dimana 1.175 peserta yang mendaftar di Kabupaten Nunukan,  sebanyak 1.137 mengikuti tes SKD, dan  hanya 24 peserta yang lulus passing grade.  (*)

Reporter: Asrin

Editor: Sobirin

Artikel ini juga terbit di versi cetak Koran Kaltara edisi 11 Desember 2018